IHSG Sesi I Melesat 102 Poin, Mayoritas Saham Rebound
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (3/12/2024), ditutup menguat 102,18 poin (1,45%) menjadi 7.140,17. Pergerakan indeks sepanjang sesi hijau dalam rentang 7.047-7.161.
Kenaikan IHSG tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,58%, sektor property 1,16%, sektor keuangan 1,10%, sektor material dasar 0,97%, dan sektor consumer non primer 1%. Sebaliknya pelemahan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,32%.
Baca Juga
Cemindo (CMNT): Program Pemerintah Pembangunan 3 Juta Rumah Jadi momentum Bounce Back Industri Semen
Di tengah rebound indeks, beberapa saham ini cetak lompatan harga, seperti dua saham menguat hingga auto reject atas (ARA) saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) naik 24,44% menjadi Rp 336 dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,38% menjadi Rp 505.
Penguatan pesat juga melanda saham PT Rig Tenders Tbk (RIGS) sebanyak 24,24% menjadi Rp 820, PT Inter Delta Tbk (INTD) naik 22,22% menjadi Rp 242, dan PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) naik 18,27% menjadi Rp 123.
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT utama Radar Cahaya Tbk (RCCC), dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM).
Baca Juga
OJK Tetapkan Saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) Sebagai Efek Syariah
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 67,28 poin (0,95%) menjadi 7.046. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,27 triliun, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 546,01 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 420,77 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 137,97 miliar.
Pelemahan indeks hari ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti setkor consumer primer 2,69%, sektor material dasar 1,12%, sektor industry 1,13%, sektor prperti 1,3%, sektor keuangan 1,37%, dan sektor kesehatan 1,19%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 0,43% dan sektor teknologi 0,04%.
Meski indeks melemah, beberapa saham ini justru catatkan lompatan harga, seperti saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) ditutup auto reject atas (ARA) sebanyak 35% menjadi Rp 270. Kenaikan juga melanda saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) sebanyak 25,85% menjadi Rp 185 dan PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) naik 23,70% menjadi Rp 167.
Grafik IHSG
