IHSG Sesi I Rebound 41,68 Poin, Saham NIKL dan KUAS Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (19/3/2024), ditutup melesat 41,68 poin (0,57%) menjadi 7.344,13. IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari dalam rentang 7.302,58-7.361,53 dengan nilai transaksi Rp 3,91 triliun.
Rebound indeks didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi 0,80%, sektor consumer non primer 0,74%, sektor material dasar 0,49%, sektor properti 0,52%, dan sektor kesehatan 0,66%.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Optimistis Penjualan Batu Bara Akan Terus Naik, Ini Alasannya
Sebaliknya pelemahan melanda beberapa saham berikut, yaitu saham sektor teknologi 0,48% dan sektor transportasi 0,37%.
Di tengah penguatan IHSG, lima saham berikut torehkan lompatan harga PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp 95 (18,27%) menjadi Rp 615, PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) naik Rp 6 (11,32%) menjadi Rp 59, PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) menguat Rp 34 (10,30%) menjadi Rp 364, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) naik Rp 11 (9,57%) menjadi Rp 126, dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) melesat Rp 40 (9,22%) menjadi Rp 474.
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Communication Cable System Tbk (CCSI), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
Baca Juga
Neraca Perdagangan Surplus, Mendag Zulhas Optimistis Ekspor Nonmigas Tetap Kuat
IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebanyak 25,6 poin (0,35%) menjadi 7.302,45 dan pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 96,79 miliar.Net buy terbanyak melanda lima saham ini, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 96,36 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 41,75 miliar, dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) Rp 39,45 miliar.
Begitu juga dengan indeks Wall Street semalam ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi melanda Nasdaq mencapai 0,82%, indeks Dow Jones menguat 0,20%, dan indeks S&P500 melesat 0,63%.

