Bagikan

Saham Bank Danamon (BDMN) Mendadak ARA, Ada Apa?

JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) mendadak melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 25% menjadi Rp 3.850. Bahkan, kenaikan dua hari telah mencapai lebih dari 48%.

Data perdagangan saham BEI, Rabu (22/4/2026), saham BDMN dibuka level Rp 3.080 sebelum melesat ke level Rp 3.850. Rentang pergerakan harga intraday Rp 2.960-3.850.

Tak hanya catatkan lompatan harga, volume transaksi saham BDMN mendadak melesat dalam dua hari. Volume transaksi kemarin mencapai 23,45 juta saham dan hari ini kembali melambung sebanyak 37,95 juta saham.

Baca Juga

Pemegang Saham Danamon (BDMN) Setujui Dividen Rp 1,4 Triliun dan Perubahan Pengurus

BDMN merupakan perusahaan bank yang dikendalikan oleh MUFG Bank Ltd dengan kepemilikan 92,47% saham dan sisanya dimiliki investor publik. MUFG juga memiliki perusahaan pembiayaan di Indonesia, seperti Adira Finance, Mandala Finance dan Home Credit Indonesia.

Sebelumnya, RUPST BDMN telah menetapkan dividen tahun buku 2025 senilai Rp 1,38 triliun atau setara dengan Rp 142,19 per saham. Dividen tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 30 April 2026 setelah cum dividen rampung pada 9 April.

Terkait kinerja keuangan, Bank Danamon (BDMN) kenaikan laba bersih konsoldiasian 14% secara year on year (yoy) menjadi Rp 4 triliun pada 2025. Chief Financial Officer Danamon Theresia Adriana Widjaja mengungkapkan, pertumbuhan laba bersih pihaknya didorong oleh peningkatan pendapatan, pengelolaan bisnis yang baik, serta didukung perbaikan pada biaya kredit atau cost of credit sebesar 10% (yoy).

Baca Juga

Laba Bersih Danamon (BDMN) Tumbuh 14% Jadi Rp 4 Triliun di 2025

Capaian laba bersih tersebut salah satunya juga didorong oleh total kredit dan trade finance secara konsolidasi yang tumbuh 9% (yoy) menjadi Rp 212,7 triliun pada 2025. Danamon juga berhasil menjaga rasio kredit macet berada di level terjaga. Tercermin dari non performing loan (NPL) bruto yang berada di angka 1,7% atau jauh diambang batas maksimum yang ditentukan regulator yaitu 5%.

Sementara dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga Danamon secara konsolidasi tumbuh 16% (yoy) mencapai Rp 176,9 triliun. Dari jumlah tersebut, dana murah atau current account and saving account (CASA) tumbuh 18% (yoy) menjari Rp 75,2 triliun pada 2025.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024