IHSG Ditutup Rebound 34,3 Poin, Saham NIKL dan JARR Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/3/2024), berhasil akhirnya berbalik menguat 34,3 poin (0,47%) menjadi 7.336,75. IHSG bergerak hijau sepanjang hari dalam rentang 7.302,58-7.361,53 dengan nilai Rp 8,02 triliun.
Meski mencatatkan penguatan, kenaikan IHSG sesi II lebih rendah, dibandingkan sesi I dengan ditutup naik 41,68 poin (0,57%) menjadi 7.344,13.
Baca Juga
Raih Kontrak Jumbo dari Pertamina, Saham Apexindo (APEX) Bangkit
Rebound indeks didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor consumer non primer 1,08%, sektor properti 0,68%, sektor infrastruktur 0,65%, sektor industry 0,29%, dan sektor keuangan 0,11%.
Sebaliknya pelemahan melanda beberapa sektor saham berikut, yaitu saham sektor teknologi 0,89%, sektorn consumer primer 0,46%, dan sektor material dasar 0,16%.
Di tengah penguatan IHSG, lima saham berikut torehkan lompatan harga PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp 105 (20,19%) menjadi Rp 625, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) melesat Rp 91 (20,97%) menjadi Rp 525, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) naik Rp 22 (19,13%) menjadi Rp 137, PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik Rp 14 (9,40%) menjadi Rp 163, dan PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) menguat Rp 24 (9,45%) menjadi Rp 278.
Baca Juga
Menko Polhukam Pastikan Pengumuman Hasil Pemilu 2024 pada 20 Maret
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Communication Cable System Tbk (CCSI), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebanyak 25,6 poin (0,35%) menjadi 7.302,45 dan pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 96,79 miliar. Begitu juga dengan indeks Wall Street semalam ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi melanda Nasdaq mencapai 0,82%, indeks Dow Jones menguat 0,20%, dan indeks S&P500 melesat 0,63%.

