IHSG Sesi I Rebound 28,93 Poin, Saham TNCA, BBYB, hingga GOTO Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (6/3/2024), ditutup menguat sebanyak 28,93 poin (0,40%) menjadi 7.276,39. IHSG bergerak dengan nilai transaksi 7.242,67-7.288,30 dengan nilai transaksi Rp 3,70 triliun.
Penguatan didukung kenaikan sejumlah sektor, seperti saham sektor teknologi 1,84%, sektor properti 0,90%, sektor transportasi 0,71%, sektor konsumer non primer 0,37%, dan sektor keuangan 0,34%.
Baca Juga
Ikut Beli Saham GOTO, Mantan Dirut Bursa Ini Percaya Prospek GOTO
Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer primer 0,33%, sektor infrastruktur 0,90%, sektor energi 0,27%, sektor material dasar 0,14%, dan sektor kesehatan 0,05%.
Sebaliknya saham dengan kenaikan tertinggi melanda, saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik Rp 29 (16,57%) menjadi Rp 204, PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) naik Rp 10 (15,38%) menjadi Rp 75, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) naik Rp 28 (11,57%) menjadi Rp 270, PT Atlas Resources Tbk (ARII) menguat Rp 24 (8,57%) menjadi Rp 304, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik Rp 5 (7,94%) menjadi Rp 68.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).
Baca Juga
Didukung Sejumlah Sentimen Positif, Saham Bank Neo (BBYB) Direkomendasi Beli dengan Target Rp 790
Kemarin, bursa saham Wall Street semalam ditutup anjlok dengan koreksi Dow Jones mencapai 1,04%, indeks Nasdaq anjlok 1,65%, dan indeks S&P500 melemah 1,02%. IHSG kemarin juga ditutup turun sebanyak 29,29 poin (0,40%) menjadi 7.247,46. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 765,03 miliar
Net sell terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 475,60 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 130,41 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 117,72 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 40,51 miliar, dan PT Barito Paicific Tbk (BRPT) Rp 32,50 miliar.

