IHSG Terbang 82,34 Poin, Saham LPGI, BBYB, dan GOTO Cuan Besar
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/3/2024), ditutup melesat sebanyak 82,34 poin (1,14%) menjadi 7.329,34. IHSG bergerak dalam rentang 7.242,67-7.331,08 dengan nilai transaksi Rp 7,70 triliun.
Kenaikan didukung penguatan sejumlah sektor, seperti saham sektor teknologi 5,31%, sektor transportasi 1,18%, sektor keuangan 1,17%, sektor material dasar 0,78%, dan sektor konsumer non primer 0,60%.
Baca Juga
Usai Rugi Bertahun-tahun, Bank Banten (BEKS) Akhirnya Torehkan Laba
Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer primer 0,58%, sektor infrastruktur 0,90%, dan sektor sektor energi 0,11%.
Sedangkan saham dengan penguatan terpesat sepanjang hari, yaitu saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp 830 (24,92%) menjadi Rp 4,160, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) naik Rp 54 (22,31%) menjadi Rp 296, PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MMIX) naik Rp 28 (19,05%) menjadi Rp 175.
Penguatan juga melanda saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melesat Rp 11 (17,46%) menjadi Rp 74 dan saham PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) naik Rp 11 (16,92%) menjadi Rp 76.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS).
Baca Juga
Didukung Sejumlah Sentimen Positif, Saham Bank Neo (BBYB) Direkomendasi Beli dengan Target Rp 790
Kemarin, bursa saham Wall Street semalam ditutup anjlok dengan koreksi Dow Jones mencapai 1,04%, indeks Nasdaq anjlok 1,65%, dan indeks S&P500 melemah 1,02%. IHSG kemarin juga ditutup turun sebanyak 29,29 poin (0,40%) menjadi 7.247,46. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 765,03 miliar
Net sell terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 475,60 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 130,41 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 117,72 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 40,51 miliar, dan PT Barito Paicific Tbk (BRPT) Rp 32,50 miliar.

