IHSG ke Level Tertinggi Baru dalam Setahun, Saham ALMI, JARR, dan BBYB Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (27/11/2023), ditutup melesat 30,73 ke level tertinggi baru 7.040,36 dalam setahun terakhir. Penguatan tersebut didukung kenaikan mayoritas sektor saham.
Penguatan tertinggi melanda saham sektor material dasar sebanyak 1,32%, sektor properti sebanyak 1,32%, sektor keuangan 0,73%, sektor transportasi 0,68%, dan sektor energi 0,32%.
Baca Juga
Proyeksi Kinerja Nusantara Sejahtera (CNMA) Dipangkas, Tapi Sahamnya Disebut Tetap Menarik
Sebaliknya pelemahan tipis melanda beberapa sektor saham, seperti saham sektor teknologi 3,81%, sektor infrastruktur 0,32%, konsumer non primer 0,09%, sektor kesehatan 0,05%, dan sektor industry 0,01%
Di tengah penguatan indeks, kelima saham ini catatkan lompatan harga tinggi, yaitu saham PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI) naik Rp 59 (32,24%) menjadi Rp 242, PT Prima Alloy Steel Universal Tbk (PRAS) naik Rp 31 (26,96%) menjadi Rp 146, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik Rp 44 (16,54%) menjadi Rp 310, dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menguat Rp 56 (16%) menjadi Rp 406.
Baca Juga
Ekspansi Suku Cadang Mobil Listrik hingga Alat Kesehatan, Saham Astra Otoparts (AUTO) Direvisi Naik
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Indointernet Tbk (EDGE), PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), dan PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO).

