Net Sell Jumbo Rp 1,27 Triliun, Terbanyak Landa Saham GOTO
JAKARTA, investortrust.id –Investor asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham jumbo bernilai Rp 1,27 triliun, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/10/2026), berhasil ditutup rebound dengan kenaikan 27,39 poin (0,46%) menjadi 6.036,89.
Net sell terbanyak disumbangkan saham GOTO senilai Rp 935,89 miliar, BBRI mencapai Rp 171,40 miliar, SINI senilai Rp 85,44 miliar, BMRI mencapai Rp 66,03 miliar, dan TLKM mencapai Rp 30,47 miliar.
Baca Juga
Pratikno Sebut Wantimpres Diisi Tokoh Nasional Berpengalaman, Siap Beri Masukan ke Prabowo
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham BBCA sebanyak Rp 44,19 miliar, TGUK mencapai Rp 40,60 miliar, EMAS senilai Rp 29,57 miliar, dan PTBA mencapai Rp 29,13 miliar.
Kenaikan hari ini didukung penguatan sejumlah sektor saham seperti sektor energi naik 1,12%, sektor teknologi menguat 1,51%, sektor konsumer non primer 0,67%, sektor material dasar 0,47%, sektor keuangan 0,19%, sektor kesehatan 0,20%, dan sektor property 0,40%. Sebaliknya penurunan masih melanda saham sektor transportasi sebanyak 1,38%, sektor infrastruktur 0,90%, sektor konsumer primer 0,07%, dan sektor industry 1,70%.
Di tengah penguatan tersebut, beberapa saham catatkan lompatan harga signifikan, yaitu saham BLTZ naik 25% menjadi Rp 3.600, BSWD sebanyak 25% menjadi Rp 3.600, ROCK naik 24,89% menjadi Rp 2.960, MBSS naik 24,74% menjadi Rp 3.630, STAR naik 24,52% menjadi Rp 386, TFCO menguat 24,49% menjadi Rp 915, TIFA naik 24,48% menjadi Rp 356, dan PGLI melesat 24,30% menjadi Rp 266.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup kembali jatuh sebanyak 61,64 poin (1,02%) menjadi 6.009 disertai dengan investor asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 241,85 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 68,49 miliar, GOTO mencapai Rp 68,25 miliar, dan BBRI senilai Rp 41,12 miliar.
Pelemahan dipicu minimnya nilai transaksi harian hanya mencapai Rp 9,63 triliun. Penurunan ini juga dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham. Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan saham sektor teknologi sebanyak 3,93%, sektor transportasi 2,02%, sektor property melemah 1,17%, sektor material dasar melemah 1,99%, sektkor industry turun 1,81%, sektor infrastruktur turun 0,83%, kesehatan turun 0,64%, sektor konsumer primer turun 0,10%, dan sektor keuangan ditutup stagnan. Sebaliknya sektor energi naik tipis 0,32%.
Sebaliknya saham dengan torehan kenaikan harga pesat hari ini, yaitu saham MGNA naik 35% menjadi Rp 189, AKKU naik 32,35% menjadi Rp 45, CCSI naik 25% menjadi Rp 470, ROCK naik 24,74% menjadi Rp 2.370, BLTZ naik 24,68% menjadi Rp 2.880, dan SAFE menguat 24,56% menjadi Rp 710.
