Sempat Anjlok 2%, IHSG Sesi I Berbalik dan Ditutup Turun Tipis
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (29/9/2026), ditutup turun tipis 12,86 poin (0,21%) menjadi 6.135, bandingkan intraday yang sempat terjun lebih dari 2% ke level 6.013. Adapun saham GOTO kembali terjun.
Penurunan indeks hari ini sejalan dengan peelmahan seluruh pasar saham dunia. Penurunan juga dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti konsumer primer turun 1,32%, teknologi 2,94%, property 1,02%, energi 0,52%, keuangan 0,15%, dan material dasar 0,13%. Sebaliknya infrastruktur dan konsumer non primer naik tipis.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut berhasil catatkan penguatan, seperti saham DEFI naik 25,97% menjadi Rp 97, IFSH naik 24,80% menjadi Rp 1.560, SOSS naik 24,77% menjadi Rp 1.385, BSWDmenguat 24,53%, dan MSIN melesat 22,73% menjadi Rp 216.
Baca Juga
Menko Airlangga Dorong Revisi RUPTL, Target PLTS 100 GWp Jadi Pengungkit Ekonomi Hijau
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 94,03 poin (1,51%) menjadi 6.147 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,13 triliun. Net sell terbanyak melanda saham UNSP senilai Rp 901,36 miliar didominasi melalui pasar negosiasi.
Penurunan kemarin dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 4,46%, material dasar melemah 3,33%, infrastruktur 2,33%, konsumer primer 2,04%, keuangan 1,19%, sektor property 1,60%, sektor konsumer non primer 0,98%, sektor kesehatan 0,66%, dan sektor industry 0,32%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi 0,04% dan transportasi 0,47%.
Baca Juga
Proyek CA-EDC Chandra Asri (TPIA) Makin Dekat Beroperasi, Progres Capai 80%
Penurunan juga dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti GOTO anjlok 14% menjadi Rp 43, INCO anjlok 5,98%, MORA turun 5,01%, dan AMMN melemah 4,03%. Penurunan juga dipicu atas kejatuhan saham emiten Haji Isam, seperti TEBE, JARR, PACK, FAST, dan PGUN.
Sebaliknya saham berharga di bawah Rp 50 atau ‘gocap’ berhasil catatkan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham TAMU naik 34,62%, BLTA naik 34,38% menjadi Rp 43, MIRA naik 33,33% menjadi Rp 32, VIVA naik 33,33% menjadi Rp 48, PPRO naik 33,33% menjadi Rp 20, PBRX naik 33,33% menjadi Rp 32, ANDI naik 31,82% menjadi Rp 29, BEKS naik 31,82% menjadi Rp 29, TAXI naik 27,27% menjadi Rp 18, dan BTEK naik 27,27% menjadi Rp 14..
