Sempat Tembus 6.704, IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Turun 0,11% Akibat Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (4/9/2026), ditutup melemah tipis 7,10 poin (0,11%) menjadi 6.660. Bahkan, IHSG sempat sentuh level intraday tertinggi 6.704 dengan nilai transaksi Rp 7,63 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas aksi ambil untung sejumlah saham yang catatkan kenaikan pesat dalam beberapa hari terakhir. Di antaranya, MDIA, PTSP, CMRY, ASII, INDF, UNTR, dan beberapa saham lainnya.
Baca Juga
Pertamina Rampungkan Proyek Sisi Nubi di Mahakam, Gas 6,12 MMSCFD Mengalir
Penurunan juga dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar, konsumer primer, konsumer non primer, kesehatan, infrastruktur, transportasi, dan teknologi. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor properti, keuangan, industri, dan energi.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling tinggi melanda saham SURE sebanyak 24,71% menjadi Rp 3.280, AKSI naik 24,62% menjadi Rp 324, ABDA naik 24,31% menjadi Rp 4.960, VRNA naik 17,17% menjadi Rp 116, dan UANG menguat 15,89% menjadi Rp 3.720.
Baca Juga
Restrukturisasi Obligasi Disetujui, Waskita (WSKT) Optimistis Suspensi Saham Dibuka
Kemarin, IHSG ditutup menguat pesat 72,11 poin (1,09%) menjadi 6.667 disertai dengan investor asing catatkan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1,06 triliun, terbanyak BMRI senilai Rp 471,38 miliar dan BBCA mencapai Rp 207,10 miliar.
Kenaikan indeks ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti industri 1,89%, material dasar 1,47%, energi 1,36%, sektor konsumer non primer 1,62%, transportasi 2,45%, properti 1,40%, infrastruktur 0,85%, dan keuangan 0,81%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi dan kesehatan.
Lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu melanda VRNA naik 22,78% menjadi Rp 99, saham TRUK sebanyak 25% menjadi Rp 1.075, UANG naik 24,90% menjadi Rp 3.210, NICK naik 24,81% menjadi Rp 2.440, dan FORU menguat 24,81% menjadi Rp 3.220. Kenaikan juga melanda saham GRPH sebanyak 23,96% menjadi Rp 119 dan HOPE naik 22,12% menjadi Rp 276.
