Sempat Sentuh 7.014, IHSG Sesi I Berbalik Turun Tipis, GTBO Tercuan
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (5/9/2023), ditutup turun 8,42 poin (0,12%) menjadi 6.988,33. IHSG bergerak dalam rentang 6.980,56-7.014,48 dengan nilai transaksi Rp 4,24 triliun.
Baca Juga
BI Terbitkan SRBI 15 September, Yield Bisa Lebih Tinggi dari SBN
Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor teknologi 0,83%, sektor konsumer primer 0,68%, dan sektor konsumer primer 0,16%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 2,8%, sektor infrastruktur 0,84%, dan sektor industri 0,46%.
Berikut lima saham dengan penugatan paling tinggi, yaitu saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) menguat Rp 125 (24,75%) menjadi Rp 630, PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) naik Rp 72 (19,05%) menjadi Rp 450, PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO) menguat Rp 12 (10%) menjadi Rp 132, PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) naik Rp 18 (9,89%) menjadi Rp 200, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik Rp 200 (9,76%) menjadi Rp 2.250.
Baca Juga
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp 172 Triliun, Pipeline Rp 43 Triliun
Sebaliknya kelima saham berikut torehkan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Aviani Sinar Abadi Tbk (IRSX), PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR), PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), dan PT ITSEC Asia Tbk (CYBR).

