Rupiah Kian Terpukul, Dekati Level Rp 18.200 per Dolar AS
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah semakin melemah pada perdagangan Rabu (28/10/2026). Pelemahan mencapai 0,06% menuju level Rp 18.166 per dolar AS atau mendekati Rp 18.200. Adapun pelemahan Rupiah sepanjang year to date (ytd) telah lebih dari 7,5%.
Dua mata uang di kawasan ASEAN juga terpantau melemah terhadap dolar AS. Dolar Singapura melemah 0,05% dan baht Tailan melemah 0,14%. Sementara itu, pelemahan juga terjadi pada yuan China sebesar 0,01% dan won Korea Selatan sebesar 0,75%.
Baca Juga
BCA (BBCA) Dipatok Rp 8.600, Potensi Cuan Saham BCA Masih 70% Lebih?
Di sisi lain, terjadi penguatan sejumlah mata uang di antaranya ringgit Malaysia menguat 0,11%, rupee India sebesar 0,08%, dan yen Jepang menguat 0,03%.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan, rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah di tengah kenaikan indeks dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, DXY menguat di posisi 102,3.
Baca Juga
IHSG Dibuka Lanjut Melemah 0,32%, Berbanding Terbalik dengan Pasar Asia
Kenaikan ini terjadi karena antisipasi pasar terhadap sikap hawkish dari the Fed dalam pertemuan FOMC malam ini. “Harga minyak yang masih tinggi dan net sell investor asing di pasar ekuitas domestik juga masih membebani,” kata Lukman.
