Rupiah Bergerak Menguat ke Posisi Rp 17.894 per Dolar AS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (30/9/2026). Rupiah menguat sebesar 0,48% ke posisi Rp 17.894 per dolar AS.
Penguatan juga terjadi terhadap yen Jepang sebesar 0,52%, yuan China sebesar 0,04%, dolar Hong Kong sebesar 0,01%, dan ringgit Malaysia menguat sebesar 0,09%. Sementara itu dolar Singapura dan baht Tailan menguat masing-masing 0,04% dan 0,14%.
Ekonom Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar AS. Ini karena menurunnya harga minyak dunia setelah pulihnya sebagian pasokan dari pipa minyak Arab Saudi.
“Namun penguatan akan terbatas mengingat dolar AS dan imbal hasil yang masih relatif tinggi,” kata Lukman.
Baca Juga
Banggar dan Pemerintah Sepakati Asumsi APBN 2027: Ekonomi 6%, Rupiah Rp 17.500, Inflasi 2,5%
Lukman mengatakan, investor juga umumnya masih waspada mengantisipasi rilis data-data ekonomi penting beberapa hari ke depan.
Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, BI terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai fundamentalnya.
Baca Juga
Rupiah Masih Alami Pelemahan, Terpuruk di Rp 17.988 per Dolar AS
Selain itu, BI mengelola struktur suku bunga di pasar uang dengan penguatan strategi operasi moneter pro market. Efektivitas stabilisasi nilai tukar juga diperkuat dan kecukupan likuiditas dijaga dengan meningkatkan insentif untuk instrumen Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka pendanaan luar negeri.
Intervensi akan terus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan melalui transaksi Non Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, disertai pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Koordinasi dan komunikasi dengan korporasi dan pelaku pasar terus dilakukan secara intensif.
