Hakim MK Arsul Sani Sebut Bansos Juga Terkait Menteri Kubu Anies dan Ganjar
JAKARTA, investortrust.id - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani menyebut anggaran perlindungan sosial (perlinsos) atau bantuan sosial (bansos) tidak hanya ada di kementerian yang menterinya terasosiasi dengan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Arsul menyatakan, perlinsos dan bansos juga berada di kementerian yang menterinya terasosiasi dengan capres-cawapres nomor urut 1, Anies-Cak Imin dan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.
"Selama ini terkesan bahwa seolah-olah yang memanfaatkan perlinsos atau bansos ini adalah menteri-menteri yang partainya terasosiasi dengan 02. Padahal, sekilas saya lihat perlinsos atau bansos ini kan juga ada di kementerian yang menteri-menterinya terasosiasi dengan paslon 01 dan 03. Jadi, ini biar clear," kata Arsul Sani dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di ruang sidang MK, Jakarta, Jumat (5/4/2024).
Baca Juga
Hakim MK Tanya Airlangga soal Kenaikan Suara Golkar di Pemilu 2024
Arsul pun mengutip pernyataan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang menyebut adanya program bantuan langsung tunai (BLT) dana desa yang anggarannya berasal dari dana desa.
"Termasuk tadi yang disinggung Ibu Menteri Sosial ada program BLT dana desa yang anggarannya diambil dari bagian PKD, transfer ke daerah," katanya.
Arsul pun meminta Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan kementerian dan lembaga yang mengelola perlinsos atau bansos. Hal ini mengingat sejumlah peraturan menyebut perlinsos dan bansos merupakan tugas dan fungsi lintas kementerian/lembaga.
"Saya mohon penjelasan dari Pak Menko PMK maupun Menko Perekonomian itu kementerian/lembaga mana saja yang melaksanakan tugas dan fungsi dari baik perlinsos utamanya adalah bansos?" tanya Arsul Sani.
Baca Juga
Terkuak di Sidang MK, Ini Alasan BLT Mitigasi Risiko Pangan Tak Kunjung Cair
Diketahui Kemendes PDTT dipimpin Abdul Halim Iskandar, kakak dari cawapres Cak Imin. Sementara Mensos Risma merupakan kader PDIP yang mengusung Ganjar-Mahfud.

