Soal Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tewas Ditembak, Polda Metro: Hoaks!
JAKARTA, investortrust.id - Polda Metro Jaya membantah informasi yang menyebutkan ajudan mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah tewas ditembak. Polda Metro Jaya menegaskan kabar itu adalah berita bohong atau hoaks.
"Kalau itu ada informasi jelas, sejauh ini kami sudah mengonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan itu adalah hoaks," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dikutip dari Antara.
Baca Juga
Kejagung Periksa Tiga Saksi usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Sebelumnya beredar informasi di media sosial yang menyebutkan ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak. Informasi itu salah satunya diunggah akun Instagram @gianluigich yang menuliskan, "setelah penjaga rumahnya febrie tewas diduga dibunuh, Kabarnya ajudannya Febrie diduga tewas ditembak oleh orang misterius, jasad belum ditemukan."
Kabar itu ramai diperbincangkan lantaran sebelumnya seorang pria bernama Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026). Saat dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, pria itu dalam keadaan sudah meninggal dunia. Informasi yang beredar menyebutkan Sutrimo merupakan kepala urusan rumah tangga (karumga) Febrie Adriansyah.
Saat ini, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/7/2026), menjelaskan berdasarkan informasi awal, korban ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru.
"Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Budi.
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian.
Budi menjelaskan polisi tengah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi, di antaranya pihak keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta pihak-pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.
Saat dikonfirmasi mengenai kabar yang beredar yang menyebutkan korban merupakan karumga Febrie Adriansyah, Budi belum memberikan kepastian.
"Masih didalami," ucapnya.
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri tak menemukan racun dari olah TKP kematian Sutrimo di Klinik Mordent. Seluruh barang bukti yang diamankan dibawa ke Puslabfor Polri untuk diperiksa lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian korban.
“Enggak, enggak, enggak,” kata Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha secara singkat kepada wartawan di depan klinik Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Baca Juga
Robby membantah adanya temuan racun di lokasi kejadian. Kendati demikian, dia menegaskan belum dapat membeberkan hasil olah TKP maupun barang-barang yang diamankan karena penyelidikan masih berlangsung. Seluruh barang yang diamankan akan dibawa ke Puslabfor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Mereka menyebut seluruh hasil pemeriksaan masih dalam tahap penyelidikan dan akan dijelaskan oleh pihak Humas Polda Metro Jaya atau pimpinan penyidik.
“Ada beberapa ya. Nanti sama humas ya, sama humas. Biar humas yang jelaskan,” ucapnya.
