IHSG Sesi I Ditutup Melesat 1,30%, Saham SOTS dan SSTM Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (25/3/2026), ditutup melesat sebanyak 92,36 poin (1,30%) menjadi 7.199,20. Rentang pergerakan 7.053-7.212 dengan nilai transaksi Rp 13,15 triliun.
Kenaikan ini sejalan dengan penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 3,91%, sektor industry 3,74%, konsumer primer 2,55%, infrastruktur 2,05%, transportasi 2,47%, dan konsumer non primer 1,15%.
Baca Juga
Sejalan dengan kenaikan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham auto reject atas (ARA), seperti SOTS naik 25% menjadi Rp 875 dan SSTM naik 25% menjadi Rp 625, ICON sebanyak 24,55% menjadi Rp 137, BELL naik 18,02% menjadi Rp 131, dan SOCI menguat 17,79% menjadi Rp 488.
Pekan lalu, IHSG mencatatkan penurunan sebanyak 30,37 poin (0,43%) menjadi 7.10,83 dalam dua hari transaksi pekan ini. Nilai kapitalisasi pasar mengalami penurunan sebanyak Rp 131 triliun menjadi Rp 12.547 triliun.
Baca Juga
Penurunan tersebut membuat pelemahan IHSG BEI sepanjang year to date (ytd) mencapai 17,81%. Penurunan indeks tercatat yang paling buruk di dunia atau menempati peringkat paling 35 dari 35 bursa saham dunia.
Penurunan indeks pekan lalu dipicu atas kejatuhan mayoritas saham big cap, seperti DSSA, BREN, BRMS, AMMN, BBCA, GOTO. Sebaliknya saham yang menjadi penahan IHSG dari kejatuhan datang dari penguatan saham EMAS sebanyak 23,38%, SMMA mencapai 9%, dan TLKM sebanyak 2,69%.
