IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis, Saham SSTM dan DWGL Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (30/10/2025), ditutup naik tipis 6,64 poin (0,08%) menjadi 8.172. Rentang pergerakan 8.150-8.231 dengan nilai transaksi Rp 11,97 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan saham sektor keuangan 1,45%, sektor teknologi 1,24%, energi 0,95%, sektor industri 0,15%, dan sektor infrastruktur 0,27%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, material dasar, konsumer non primer, dan properti.
Baca Juga
Laba Sunindo (SUNI) Capai Rp 146 Miliar hingga September 2025
Di tengah kenaikan tipis indeks, dua saham catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SSTM naik 25% menjadi Rp 875 dan DWGL menguat 25% menjadi Rp 370. Kenaikan juga melanda saham COIN 20,18% menjadi Rp 2.740, JSPT sebanyak 15,94% menjadi Rp 4.000, dan OPMS naik 14,89% menjadi Rp 108.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 73,59 poin (0,91%) menjadi 8.166 dengan nilai transaksi Rp 17,09 triliun. Investor asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,78 triliun didominasi saham EXCL Rp 2,74 triliun, BBCA Rp 981,18 miliar, dan BMRI Rp 235,37 miliar.
Baca Juga
Kenaikan indeks kemarin terkerek naik oleh saham sektor material dasar 3,44%, sektor konsumer primer 1,54%, sektor keuangan 1,56%, sektor kesehatan 0,40%, dan sektor konsumer non primer 0,35%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industri, properti, teknologi, infrastruktur, dan industri.
Adapun saham tercuan kemarin, yaitu saham INOV naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,02% menjadi Rp 130. Kenaikan juga melanda saham TOOL sebanyak 21,43% menjadi rp 68, PORT naik 19,05% menjadi Rp 1.375, STRK naik 15,31% menjadi Rp 164, BUVA menguat 15,49% menjadi Rp 820, dan KSIX mengaut 15,04% menjadi Rp 306.

