IHSG Sesi I Turun Tipis 0,03%, Saham SSTM dan JECC Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (22/8/2025), ditutup melemah tipis 2,3 poin (0,03%) menjadi 7.888,42. Rentang pergerakan dalam kisaran 7.870-7.913 dengan nilai transaksi Rp 7,16 triliun.
Penurunan dipicu atas koreksi tipis sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, material dasar, konsumer non primer, dan kesehatan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industri, konsumer primer, keuangan, teknologi, dan transportasi.
Baca Juga
Meski IHSG melorot, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) sebanyak 34,78% menjadi Rp 248 dan PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik 24,56% menjadi Rp 1.065.
Kenaikan pesat juga melanda saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) sebanyak 27,50% menjadi Rp 102, PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) sebanyak 24,64% menjadi Rp 172, dan PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 24% menjadi Rp 372.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham MFIN sebanyak 14,93% menjadi Rp 1.595, POLU turun 14,77% menjadi Rp 6.925, DFAM melemah 12,50% menjadi Rp 63, ARTA melemah 10% menjadi Rp 3,420, KARW melemah 9,78% menjadi Rp 830, dan PACK turun 9,76% menjadi Rp 2.960.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 53,1 poin (0,61%) menjadi 7.890 akibat kejatuhan saham big cap, seperti DSSA, BREN, dan DCII. Namun pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 681,27 miliar ditopang CUAN mencapai Rp 136,76 miliar, BBCA Rp 130,23 miliar, dan AMMN Rp 116,61 miliar.
Baca Juga
Bikin Kaget, Harga Emas Antam Naik Saat Logam Mulia Global Melemah
Penurunan indeks kemarin juga dipengaruhi koreksi saham sektor energi 1,87%, sektor material dasar melemah 0,77%, sektor infrastruktur 1,35%, sektor properti 0,80%, sektor keuangan 0,23% dan sektor teknologi 0,30%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industri, sektor konsumer non primer, dan kesehatan.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham ini cetak ARA, yaitu ACST naik 34,71% menjadi Rp 163, PRIM naik 34,33% menjadi Rp 90, ACRO naik 33,78% menjadi Rp 99, DFAM naik 33,33% menjadi Rp 72. ARA juga melanda saham MFIN naik 25% menjadi Rp 1.875, FITT naik 25% menjadi Rp 300, MBSS naik 24,91% menjadi Rp 1.780, MDLA naik 24,76% menjadi Rp 262, SOSS menguat 24,44% menjadi Rp 840, SMAR sebanyak 24,74% menjadi Rp 6.050, dan GULA naik 24,62% menjadi Rp 324.

