IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,35%, Empat Saham ARA Dipimpin SSTM
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (28/10/2025), ditutup kembali melemah 28,35 poin (0,35%) menjadi 8.088. Rentang pergerakan 8.039-8.151 dengan nilai transaksi Rp 17,82 triliun.
Penurunan dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti sektor industry turun 2,13%, sektor keuangan 0,22%, sektor konsumer non primer 0,12%, dan sektor energi 0,01%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor kesehatan, property, teknologi, dan material dasar.
Baca Juga
Dari Rp 3 Triliun Total Capex IT Bank Mandiri, 70% Telah Diserap untuk Ini
Saat IHSG melemah, empat saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SSTM naik sebanyak 25% menjadi Rp 700, SOHO naik 24,77% menjadi Rp 2.040, CASS naik 25% menjadi Rp 3.100, dan MICE menguat 24,62% menjadi Rp 810. Meski tak ARA, saham SLIS melambung 30,99% menjadi Rp 93.
Kemarin, IHSG ditutup terjerembab sebanyak 154 poin (1,87%) menjadi 8.117, bahkan intraday sempat ke level 7.959. Investor asing makin agresif borong saham dengan net buy senilai Rp 1,19 triliun didominasi TBIG Rp 748,84 miliar, BBCA Rp 352,04 miliar, dan BRPT Rp 147,11 miliar.
Tekanan indeks kemarin dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, tertinggi sektor industry 3,46%, sektor property 3,48%, sektor konsumer primer 2,03%. Sektor saham keuangan, teknologi, infrastruktur, transportasi turun lebih dari 1%.
Baca Juga
Kinerja Kuat, Laba Bersih Astra Otoparts (AUTO) Tembus Rp1,6 Triliun hingga Kuartal III-2025
Saat IHSG anjlok sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham BRRC naik 34,82% menjadi Rp 151, REAL melambung 34,78% menjadi Rp 93, MICE naik 25% menjadi Rp 650, SSTM naik 25% menjadi Rp 560, dan SKRN naik 24,69% menjadi Rp 1.010.
Meski tak ARA, lompatan juga melanda saham KDTN sebanyak 28,57% menjadi Rp 147, BABY naik 23,38% menjadi Rp 496, MPXL menguat 22,86% menjadi Rp 256, PPRE naik 21,05% menjadi Rp 138, PURI naik 20,78% menjadi Rp 372, dan GPSO naik 20,71% menjadi Rp 845.

