IHSG Ditutup Naik 0,22%, Empat Saham ARA Dipimpin SSTM
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/10/2025), ditutup lanjutkan penguatan 17,84 poin (0,22%) menjadi 8.184. Rentang pergerakan 8.145-8.231 dengan nilai transaksi Rp 19,58 triliun.
Penguatan IHSG kali ini ditopang kenaikan sejumlah saham, seperti sektor keuangan 1,14%, sektor teknologi 1,87%, energi 1,30%, sektor industri 0,88%, sektor konsumer primer 0,18%, dan sektor kesehatan 0,27%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, material dasar, konsumer non primer, dan properti.
Baca Juga
Di tengah kenaikan tersebut, beberapa saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SSTM naik 25% menjadi Rp 875, DWGL menguat 25% menjadi Rp 370, ITIC melesat 24,74% menjadi Rp 474, dan TALF naik 24,40% menjadi Rp 520. Kenaikan juga melanda saham ASLI sebanyak 21,11% menjadi Rp 218.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 73,59 poin (0,91%) menjadi 8.166 dengan nilai transaksi Rp 17,09 triliun. Investor asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,78 triliun didominasi saham EXCL Rp 2,74 triliun, BBCA Rp 981,18 miliar, dan BMRI Rp 235,37 miliar.
Baca Juga
Kenaikan indeks kemarin terkerek naik oleh saham sektor material dasar 3,44%, sektor konsumer primer 1,54%, sektor keuangan 1,56%, sektor kesehatan 0,40%, dan sektor konsumer non primer 0,35%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industri, properti, teknologi, infrastruktur, dan industri.
Adapun saham tercuan kemarin, yaitu saham INOV naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,02% menjadi Rp 130. Kenaikan juga melanda saham TOOL sebanyak 21,43% menjadi rp 68, PORT naik 19,05% menjadi Rp 1.375, STRK naik 15,31% menjadi Rp 164, BUVA menguat 15,49% menjadi Rp 820, dan KSIX mengaut 15,04% menjadi Rp 306.

