Bos Telkom (TLKM) Pastikan ‘Dividend Payout Ratio’ 2025 Minimal 89%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Dian Siswarini memastikan rasio pembayaran dividen (dividen pay out ratio) Telkom tahun buku 2025 minimal sama dengan 2024 atau setidaknya berada di level 89%.
“Yang akan kami propose tidak kurang dari dividend pay out ratio tahun sebelumnya, itu pasti,” ujar Dian menjawab investortrust.id dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama direksi Telkom dengan pimpinan media massa di Jakarta, Jumat (6/3/2026) malam.
Dian Siswarini tidak merinci lebih jauh tentang pencapaian laba bersih Telkom pada 2025. "Kami belum mau menyebut angka karena masih dalam proses audit dan masih menunggu persetujuan shareholders," tutur dia.
Berdasarkan forecast para analis, laba bersih emiten pelat merah yang melantai ganda (dual listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE) dengan sandi saham masing-masing TLKM dan TLK itu tahun silam turun dari tahun sebelumnya.
Baca Juga
Opsi IPO Batal, Telkom (TLKM) Adopsi Model ‘Strategic Partner’ Telkomsel-Singtel untuk InfraNexia
Catatan investortrust.id menunjukkan, rasio pembayaran dividen Telkom tahun lalu merupakan yang tertinggi dalam enam tahun terakhir. Rekor tertinggi rasio pembayaran dividen Telkom dicetak emiten itu pada 2018 di level 90%.
Pada 2020, Telkom membukukan rasio pembayaran dividen sebesar 80%, dengan dividen per saham (dividend per share) Rp 168,01 dan imbal hasil dividen (dividend yield) sebesar 5,08%.
Selanjutnya pada 2021, Telkom mencatatkan rasio pembayaran dividen sebesar 60% dengan dividen per saham Rp 149,97 dan imbal hasil dividen 3,71%. Lalu pada 2022, Telkom menorehkan rasio pembayaran dividen sebesar 80%, dengan dividen per saham Rp 167,60 dan imbal hasil dividen 4,47%.
Baca Juga
Dua Sekuritas Kompak Rekomendasikan Beli TLKM, Target Rp4.000 Ditopang Prospek Dividen
Kemudian pada 2023, Telkom mencatatkan rasio pembayaran dividen sebesar 72%, dividen per saham Rp 178,50, dan imbal hasil dividen 4,52%. Pada 2024, Telkom mencetak rasio pembayaran dividen sebesar 89%, dengan dividen per saham Rp 212,47 dan imbal hasil dividen 7,84%.
Telkom belum merilis kinerja keuangan setahun penuh (full year) 2025. Hingga September 2025, Telkom membukukan laba periode berjalan sebesar Rp 20,59 triliun, turun 10,54% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 23,02 triliun. Raihan tersebut setara dengan laba per saham Rp 159,33, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 178,42.

