Bagikan

IHSG Ditutup Berbalik Turun 0,27%, tapi Nilai Transaksi Saham Melesat Jadi Rp 38,08 Triliun

JAKARTA, investortrust.idIndeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/8/2025), ditutup berbalik melemah 21,15 poin (0,27%) menjadi 7.905. Pergeakan dalam rentang 7.881-7.978 dengan nilai transaksi Rp 38,08 triliun didukung transaksi negosiasi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bernilai jumbo.

Penurunan tersebut dipengauhi atas saham sektor material dasar 1,43%, sektor properti melemah 1,38%, sektor konsumer pimer turun 0,69%, sekto konsumer non pimer turun 0,61%, dan sektor infrastruktur melemah 0,48%. Sebaliknya pengautan melanda saham sektor energi, industi, kesehatan, dan teknologi.

Baca Juga

BCA Bakal Tebar KPR Subsidi Mirip FLPP

Meski IHSG ditutup berbalik melemah, sejumlah saham berikut torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Dafam Poperty Indonesia Tbk (DFAM) naik 34,38% menjadi Rp 86, saham yang dikendalikan Haji Isam PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 24,77% menjadi Rp 1.335, dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) naik 24,27% menjadi Rp 256.

Meski tak ARA, saham berikut juga catatkan kenaikan kenaikan harga tinggi, seperti  PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik 21,05% menjadi Rp 1.610 dan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) naik 18,38% menjadi Rp 805.

Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham FILM turun 14,93% menjadi Rp 3.190, LPKR melemah 12,03% menjadi Rp 117, SSTM melemah 10,97% menjadi Rp 276, MPPA melemah 10,59% menjadi Rp 76, dan BAPB melemah 10,45% menjadi Rp 60.

IHSG kemairn ditutup melesat sebanyak 68,06 poin (0,87%) menjadi 7.926,91 dengan investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 731,60 miliar. Terbanyak melanda sahamBBRI Rp 474,72 miliar, BVIC Rp 332,45 miliar, dan AMMN Rp 157,76 miliar.

Baca Juga

3 Bulan Diluncurkan, FLOQ Catat Hampir 1 Juta Pengguna

Penguatan indeks ditopang kenaikan saham sektor konsumer non primer dengan penurunan 0,23% dan sektor kesehatan 0,40%. Sebaliknya kenaikan tertinggi melanda saham sektor properti 3,65%, sektor infrastruktur 2,61%, sektor konsumer primer 1,08%, sektor material dasar 0,70%, dan sektor energi 0,51%.

Di tengah lompatan tersebut, sebanyak enam saham berikut bukukan penguatan hingga ARA, yaitu saham BBKP melesat 34,92% menjadi Rp 85 dan  LPKR menjadi 34,34% menjadi Rp 133. ARA juga melanda saham  SSTM naik 25% menjadi Rp 310, JECC melesat 24,88% menjadi Rp 1.330, RELI naik 24,77% menjadi Rp 680, dan COIN menguat Rp 24,61% 2.380.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024