IHSG Ditutup Berbalik Melorot 25 Poin, Tapi Saham KRYA hingga SHID Tetap Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/1/2024), ditutup melemah 25,57 poin (0,35%) menjadi 7.227,40. Padahal akhir sesi I, IHSG sempat menguat tipis 8,48 poin (0,12%) menjadi 7.261,45.
Pelemahan IHSG dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor kesehatan 1,06%, saham sektor energi 0,76%, sektor teknologi 0,83%, sektor infrastruktur 0,75%, dan sektor transportasi 0,83%.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Gandeng Sumitomo dan Hitachi Dirikan Perusahaan Patungan Ini
Sebaliknya penguatan melanda beberapa sektor saham, yaitu saham sektor material dasar 0,62%, sektor keuangan 0,27%, dan sektor consumer non primer 0,01%.
Meski IHSG terkoreksi, saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 18 (33,96%) menjadi Rp 71.
Penguatan juga melanda saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) sebanyak Rp 170 (22,37%) menjadi Rp 930, saham PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) menguat Rp 410 (20,10%) menjadi Rp 2.450, dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) melesat Rp 4 (8,70%) menjadi Rp 50.
Baca Juga
Marketing Sales Rp 2,4 Triliun, PIK2 (PANI) Sukses Lampaui Target
Sebaliknya lima saham dengan penurunan terdalam, yaitu saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
PT PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
IHSG kemarin ditutup melesat 52 poin (0,65%) menjadi 7.252,97, meski demikian pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 96,72 miliar.

