IHSG Bisa Dilanda Profit Taking, Tiga Saham Dipimpin MLPL Jadi Pilihan
JAKARTA, investortrust.id –Indek harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/8/2025), berpotensi dilanda aksi ambil untung (profit taking) dengan rentang pergerakan 7.802-8.000. Tiga saham pilihan dengan rekomendasi beli adalah MLPL, MAPI, dan BBHI.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa peluang indeks dilanda profit taking terbuka setelah IHSG akhir pekan lalu ditutup melemah 0,41%, meski sempat mencetak all time high (ATH) level 8.017. Pola ini membuat peluang koreksi indeks dalam jangka pendek, seiring tekanan profit taking dengan area support terdekat sekaligus penutupan gap di kisaran 7.800.
Baca Juga
Usai IHSG Sentuh Level ATH, Begini Prediksi dan Saham Pilihan Hari Ini
Pergerakan IHSG juga akan dipengaruhi laju bursa saham AS,seperti penurunan tipis indeks Dow Jones sebanyak 0,076% dan S&P500 melemah tipis 0,010%. Sebaliknya Nasdaq masih berhasil pertahankan penguatan sebanyak 0,031%.
Sedangkan saham pilihan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MLPL dengan target harga Rp 139-146, MAPI dengan target harga Rp1.410-1.560, dan BBHI dengan target harga Rp 1.600-1.655. Sebaliknya saham SMDR direkomendasikan jual.
IHSG pekan lalu berhasil melesat sebanyak 4,84% ke level 7.898,37, bahkan sempat sentuh rekor tertinggi atau ATH 8.018,06. Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar (market cap) BEI ke level tertinggi baru Rp 14.267 triliun.
Baca Juga
BEI juga mencatatkan rekor pembelian bersih (net buy) saham minguan mencapai Rp 6,67 triliun sepanjang 11-15 Agustus 2025. Catatan net buy tersebut jauh lebih tinggi, dibandingkan net buy pekan lalu Rp 124,22 miliar.
Kenaikan indeks pekan lalu didorong penguatan sebanyak 495 saham dan 182 saham ditutup stagnan. Hanya 279 saham yang ditutup melemah. Saham penyumbang utama kenaikan indeks pekan ini, yaitu saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 28,04%, BBRI naik 11,35%, DSSA menguat 17,81%, dan TLKM naik 12,59%. Sebaliknya saham pemberat IHSG pekan ini datang dari penurunan saham BRPT, MDKA, AMMN, ANTM, dan AMRT.

