Lima Saham Ini Ditutup Auto Reject Atas Saat IHSG Dilanda Profit Taking dengan Penurunan 0,65%
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/4/2025), akhirnya ditutup terkena aksi ambil untung (profit taking) dengan pelemahan 41,63 poin (0,65%) menjadi 6.400. Pergerakan indeks dalam rentang 6.373-6.469 dengan nilai Rp 9,57 triliun.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,27%, sektor industry 0,32%, sektor infrastruktur 0,75%, sektor consumer non primer 0,39%, sektor consumer primer 0,15%, dan sektor property 0,33%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, material dasar, dan kesehatan.
Baca Juga
Melesat 168,64%, Produk Cicil Emas BSI Tembus Rp 7,37 Triliun di Kuartal I 2025
Meski IHSG ditutup melemah, lima saham ini justru berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA). Di antaranya, saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) naik 34,85% menjadi Rp 89, PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 34,75% menjadi Rp 159, dan PT PT Krida Jaringan Nusantar Tbk (KJEN) sebanyak 34,15% menjadi Rp 110.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) sebanyak 24,84% menjadi Rp 392 dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 24,81% menjadi Rp 830. Sebaliknya penurunan melanda saham ASBI, ECII, IKAN, FORU, dan UDNG.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 73,16 poin (1,15%) menjadi 6.441,68 dengan investor asing lagi-lagi lanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 406 miliar. Penguatan ini terdorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi naik 2,36%, sektor infrastruktur 1,68%, dan sektor material dasar 1,12%.
Baca Juga
Kenaikan indeks tersebut juga ditopang penguatan sejumlah saham-saham big cap, seperti BYAN naik 17,47% menjadi Rp 20.000. Kenaikan indeks juga ditopang saham emiten Prajogo, seperti TPIA, BREN, CUAN, dan PTRO. Kenaikan juga didukung penguatan saham BBCA.
Di tengah penguatan tersebut, empat saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 34,58% menjadi Rp 144, PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik 24,62% menjadi Rp 1.240, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) naik 24,60% menjadi Rp 314, dan PT Jakarta International Hotels &Development Tbk (JIHD) naik 24,30% menjadi Rp 665.
Meski tidak ARA, saham ini juga catatkan penguatan signfikan, seperti saham PT Bank Artha Graha International Tbk (INPC) sebanyak 27,33% menjadi Rp 191, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 17,74% menjadi Rp 1.825, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 17,47% menjadi Rp 20.000. Sebaliknya saham dengan penurunan terdalam melanda saham, INTD, KOPI, IKAN, IPAC, dan CTBN.

