IHSG Melorot, Tapi Lima Saham Lapis Tiga Ini Justru Terbang Auto Reject Atas
JAKARTA, investortrust.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/1/2024), ditutup anjlok mencapai 44,5 poin (0,61%) menjadi 7.279,09, kelima saham ini justru mencetak penguatan hingga auto reject atas (ARA).
Lima saham dengan torehan ARA sepanjang hari ini terdiri atas saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) dengan kenaikan Rp 29 (34,94%) menjadi Rp 112, PT Krdia Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menguat Rp 30 (34,88%) menjadi Rp 116, dan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) melesat Rp 55 (34,59%) menjadi Rp 214.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Kucurkan Pinjaman ke Anak Usaha US$ 30 Juta
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) melesat Rp 29 (34,12%) menjadi Rp 114 dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) menguat Rp 31 (34,07%) menjadi Rp 122.
Kelima saham tersebut memiliki kapitalisasi pasar rendah mulai dari Rp 48 miliar yang dicatatkan saham KJEN. Sedangkan kapitalisasi pasar terbesar dari lima saham tersebut dicatatkan KOBX bernilai Rp 486 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam sepanjang hari ini adalah saham PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO).
Baca Juga
Terkait pelemahan indeks dipicu atas koreksi sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor kesehatan 0,92%, sektor konsumer non primer 0,82%, sektor energi 0,38%, sektor material dasar 0,44%, dan sektor keuangan 0,28%.
Sebaliknya penguatan hanya melanda sektor teknologi sekitar 0,21%, saham sektor transportasi 0,12%, saham sektor infrastruktur 0,12%, dan saham sektor konsumer primer 0,02%.

