Lepas 75,01% Saham Tokopedia, GOTO Ungkap Empat Alasan Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengungkap empat alasan pelepasan mayoritas saham Tokopedai kepada Tiktok Pte Ltd. Keempat alasan tersebut bertujuan untuk mendongkrak kinerja keuangan ke depan.
GOTO dan TikTok sebelumnya membentuk kemitraan strategis yang menjadikan TikTok sebagai pengendali baru Tokopedia dengan kepemilikan 75,01% dan sisanya Goto sebanyak 24,99%. Atas kemitraan strategis tersebut, TikTok akan berinvestasi lebih dari US$ 1,5 miliar dalam jangkan panjang.
Baca Juga
Demikian jawaban manajemen perseroan atas pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Kamis (14/12/2023), terkait pertimbangan GOTO melepaskan sebanyak 75,01% saham Tokopedia kepada Tiktok Pte Ltd.
Alasan pertama, Tokopedia akan diuntungkan dengan mendapat akses secara langsung atas kesempatan live commerce yang sedang bertumbuh dengan pesat. Tokopedia dan TikTok akan membangun kombinasi bisnis sebagai pemimpin e-commerce, melanjutkan misi pengutamaan mata pencaharian untuk ratusan ribu pelaku UMKM di negara ini.
Kedua, Manajemen Goto menyebutkan, Tiktok telah berkomitmen untuk memberikan pendanaan untuk Tokopedia. Kekuataan global dan finansial TikTok menjadi sangat penting dalam mendukung upaya tersebut di tengah dinamika persaingan yang terus berkembang, seiring dengan kembali berkembangnya Tokopedia.
Baca Juga
Terkait Investasi Tiktok di Tokopedia, Berikut Dampak Positifnya bagi Performa GOTO
“Dengan komitmen TikTok dalam pendanaan untuk pertumbuhan di masa depan Tokopedia, perseroan akan mendapatkan fleksibilitas lebih tinggi untuk mengalokasikan sumber daya dan modal, termasuk kemampuan yang lebih baik untuk memperbaiki penjualan dan beban pemasaran serta profitabilitas perseroan dan anak perusahaannya di masa depan,” tulis manajemen.
Ketiga, terang manajemen GOTO, setelah transaksi diselesaikan, perseroan akan menerima biaya layanan e-commerce. Hal ini merupakan biaya secara kuartalan yang akan dibebankan atas layanan-layanan khusus yang akan diberikan sesuai dengan persetujuan para pihak. Biaya layanan e-commerce ini berkontribusi langsung pada EBITDA perseroan.
Baca Juga
Terakhir, ungkap manajemen GOTO, perseroan yaki nada peluang kolaborasi yang menarik entitas Tokopedia yang telah diperluas dengan bisnis fintech dan on-demand perseroan. Di antaranya, perseroan dapat memanfaatkan basis pengguna yang jauh lebih besar yang seharusnya mampu mendorong volume pembayaran, pemberian pinjaman, dan pengiriman perseroan dan secara langsung meningkatkan pendapatan dan laba perseroan.

