IHSG Sempat Sentuh Level di atas 7.000, Kenaikan Saham BREN Penopang Utamanya
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (20/11/2023), ditutup mengaut 11,85 poin (0,17%) menjadi 6.989,52. IHSG bergerak dalam rentang 6.962,75-7.011,06 dengan nilai transaksi Rp 4,16 triliun.
Penopang utama penguatan IHSG sesi I datang dari lonpatan harga PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) sebagai emiten dengan kapitalisasi terbesar kedua. Saham BREN ditutup naik Rp 525 (8,30%) menjadi Rp 6.850.
Baca Juga
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 3,74%, sektor transportasi 0,79%, sektor teknologi 0,65%, sektor konsumer primer 0,49%, dan sektor energi 0,34%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar 0,92%, sektor kesehatan 0,58%, sektor konsumer non primer 0,21%, dan sektor properti 0,07%.
Di tengah penguatan indeks, kedua saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Metro Realty Tbk (MTSM) naik Rp 72 (24,83%) menjadi Rp 362 dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik Rp 84 (24,71%) menjadi Rp 424.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Perintis Tiniti Properti Tbk (TRIN) naik Rp 46 (30,87%) menjadi Rp 195, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik Rp 850 (18,09%) menjadi Rp 5.550 , dan PT Urban Jakarta Propertindo tbk (URBN) naik Rp 14 (10,69%) menjadi Rp 145.
Sebaliknya penurunan dalam melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN), PT Madusari Murni Indah tbk (MOLI), PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI), dan PT Pakuan tbk (UANG).

