Sempat Dibuka Naik Tipis, IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah Memasuki Menit Kedua
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/3/2025), dibuka menguat tipis 5 poin (0,08%) menjadi 6.524. Namun memasuki menit kedua, IHSG langsung melemah sebanyak 30 poin tersengat penurunan bursa saham Asia.
Penguatan pembukaan perdagangan saham ditopang kenaikan saham sektor property, sektor consumer primer, sektor consumer non primer, industry, dan keuangan. Sebaliknya penurunan awal transaksi landa saham sektor teknologi, material dasar, energi.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Lepas Saham Satu Perusahaan Batu Bara, Bagaimana Prospek Sahamnya?
Di tengah pergerakan tersebut, sejumlah saham catatkan penguatan awal pembukaan pasar, seperti saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 14,40% menjadi Rp 715, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) naik 21,19% menjadi Rp 1.830, dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 9% menjadi Rp 462.
Sebaliknya beberapa saham dengan pelemahan awal transaksi, yaitu saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER), PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), dan PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE).
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 249,06 poin (3,97%) menjadi 6.519 dengan pPemodal asing mulai merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di pasar regular mencapai Rp 170 miliar kemarin dipicu aksi net buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 127,74 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 86,56 miliar.
Baca Juga
Adaro Minerals (ADMR) Ungkap Kenaikan Pendapatan di 2024 dan Target 2025
Kenaikan ini ditopang penguatan seluruh sektor saham, yaitu saham saham sektor material dasar 4,12%, sektor keuangan 3,46%%, sektor consumer non primer 2,92%, sektor industry 2,70%, sektor energi 2,46%, sektor property 2,62%, dan sektor infrastruktur 3,35%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan.
Penguatan pesat tersebut didukung kenaikan seluruh saham emiten kapitalisasi pasar besar atau big cap, seperti saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 11,19% menjadi Rp 7.450, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 9,23% menjadi Rp 3.670, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 4,45% menjadi Rp 8.800, dan PT Bank MandiriT bk (BMRI) naik 6,52% menjadi Rp 4.900, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 4,49% menjadi Rp 6.400, and PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 2,20% menjadi Rp 19.700.

