Sempat Dibuka Rebound, IHSG Berbalik Anjlok 40 Menit Transaksi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/12/2024), kembali lanjutkan pelemahan, meskipun awal transaksi sempat dibuka menguat. Hingga pukul 09.45, penurunan indeks telah mencapai 21 poin (0,31%) menjadi 6.953.
Koreksi tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar, industry, kesehatan, infrastruktur, teknologi, dan keuangan. Sebaliknya sektor property, consumer non primer, dan energi masih naik.
Baca Juga
China Pertahankan Suku Bunga Acuan, PBOC Hati-Hati Respons The Fed
Di tengah pelemahan tersebut, beberapa saham ini catatkan penguatan pesat, seperti saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) naik 33,64% menjadi Rp 147, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 25,64% menjadi Rp 147, dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 20,69% menjadi Rp 70.
Sebaliknya beberapa saham berikut catatkan penurunan dalam, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), dan PT Ashmore Management Indonesia Tbk (AMOR).
IHSG BEI kemarin ditutup anjlok sebanyak 130,64 poin (1,84%) menjadi 6.977,24. Level tersebut menjadi penutupan terendah IHSG terhitung sejak 28 Juni 2024. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 943,95 miliar.
Baca Juga
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi jumbo seluruh sektor saham bersamaan dengan penurunan mayoritas bursa saham dunia. Koreksi terbesar melanda saham sektor material dasar 3,62%, sektor consumer primer 2,41%, sektor kesehatan 2,63%, sektor energi 2,49%,sektor teknologi 1,88%, dan sektor keuangan 1,84%.
Meski IHSG ditutup melorot, sejumlah saham berikut masih torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), PT Pembangunan Graha Lesatari Indah Tbk (PGLI) naik 33,77% menjadi Rp 202, PT Steady Safe Tbk (SAFE) naik 34,077% menjadi Rp 244, dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) melesat 24,84% menjadi Rp 955.

