IHSG Berbalik Rebound 0,78% dalam 30 Menit Transaksi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/3/2026), berbalik menguat dengan kenaikan 56 poin (0,78%) menjadi 7.161 dalam 30 menit transaksi. Penguatan berbanding terbalik dengan pembukaan yang mengalami pelemahan.
Kenaikan didukung lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 3,90%, sektor industry 3,17%, sektor konsumer primer 2,35%, dan sektor infrastruktur 1,36%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor keuangan, teknologi, dan kesehatan. Kenaikan indeks ini sejalan dengan lompatan indeks saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, dan Strait Times.
Baca Juga
OJK Sebut Fundamental Perbankan RI Termasuk Himbara Masih Sangat Kuat di Tengah Revisi Outlook
Adapun kenaikan paling pesat dicatatkan saham ESTA menguat 30,26% menjadi Rp 198, SSTM naik 25% menjadi Rp 625, ICON sebanyak 24,55% menjadi Rp 137, NIKL menguat 22,63% menjadi Rp 336, dan SOCI menguat 17,79% menjadi Rp 488.
Pekan lalu, IHSG mencatatkan penurunan sebanyak 30,37 poin (0,43%) menjadi 7.10,83 dalam dua hari transaksi pekan ini. Nilai kapitalisasi pasar mengalami penurunan sebanyak Rp 131 triliun menjadi Rp 12.547 triliun. Penurunan tersebut membuat pelemahan IHSG BEI sepanjang year to date (ytd) mencapai 17,81%. Penurunan indeks tercatat yang paling buruk di dunia atau menempati peringkat paling 35 dari 35 bursa saham dunia.
Baca Juga
Senator Minta Pemerintah Tak Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi
Penurunan indeks pekan lalu dipicu atas kejatuhan mayoritas saham big cap, seperti DSSA, BREN, BRMS, AMMN, BBCA, GOTO. Sebaliknya saham yang menjadi penahan IHSG dari kejatuhan datang dari penguatan saham EMAS sebanyak 23,38%, SMMA mencapai 9%, dan TLKM sebanyak 2,69%.
