Usai Dibuka Menguat, IHSG Berbalik Arah Menit Selanjutnya
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/1/2024), dibuka menguat ke level 7.248,20. Namun dalam beberapa menit kemudian pergerakan saham cenderung melemah.
Pelemahan indeks dipicu atas penurunan saham sektor industry, sektor konsumer primer, dan sektor teknologi. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi, sektor infrastruktur, dan sektor material dasar.
Baca Juga
Bidik Penambahan Tempat Tidur, Saham Hermina (HEAL) Menggiurkan
Sedangkan saham yang berhasil melesat di awal transaksi, yaitu saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) naik Rp 38 (14,62%) menjadi Rp 296, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik Rp 11 (6,67%) menjadi Rp 176, dan PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 20 (8,40%) menjadi Rp 258.
Sebaliknya penurunan melanda tiga saham berikut, yaitu saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA).
IHSG kemarin ditutup berbalik menguat 20,53 poin (0,28%) menjadi 7.247,93. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 311,39 miliar.
Baca Juga
Proyeksi Marketing Sales Bertumbuh, Begini Prospek Saham 5 Emiten Pengembang Ini
Net sell terbanyak melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 122,02 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 94,54 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 64,06 miliar.
Begitu juga dengan bursa saham Wall Street kembali ditutup menguat ke level tertinggi baru dengan kenaikan tertinggi melanda Dow Jones naik 0,36%, indeks Nasdaq menguat 0,32%, dan indeks S&P melesat 0,22%.

