IHSG Dibuka Menguat 27 Poin, Namun Menit Selanjutnya Berbalik ke Zona Merah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/10/2025), dibuka menguat 27,27 poin (0,34%) menjadi 8.144. Penguatan berbanding terbalik dengan bursa saham Asia yang cenderung bergerak melemah.
Kenaikan sejalan dengan penguatan sebagian besar sektor saham, seperti sektor material dasar, energi, konsumer non primer, konsumer primer, teknologi, dan transportasi. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor infrastruktur dan keuangan.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham catatkan lompatan harga, seperti SSTM naik ARA sebanyak 25% menjadi Rp 700, MICE menguat 20% menjadi Rp 780, SOHO naik 18,04% menjadi Rp 1.930, SMMT naik 16,21% menjadi Rp 1.900, dan CBUT naik 15,21% menjadi Rp 1.515.
Kemarin, IHSG ditutup terjerembab sebanyak 154 poin (1,87%) menjadi 8.117, bahkan intraday sempat ke level 7.959. Investor asing makin agresif borong saham dengan net buy senilai Rp 1,19 triliun didominasi TBIG Rp 748,84 miliar, BBCA Rp 352,04 miliar, dan BRPT Rp 147,11 miliar.
Baca Juga
Laba Sentul City (BKSL) Melesat 186% hingga Kuartal III-2025, Didorong Segmen Ini
Tekanan indeks kemarin dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, tertinggi sektor industry 3,46%, sektor property 3,48%, sektor konsumer primer 2,03%. Sektor saham keuangan, teknologi, infrastruktur, transportasi turun lebih dari 1%.
Saat IHSG anjlok sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham BRRC naik 34,82% menjadi Rp 151, REAL melambung 34,78% menjadi Rp 93, MICE naik 25% menjadi Rp 650, SSTM naik 25% menjadi Rp 560, dan SKRN naik 24,69% menjadi Rp 1.010.
Meski tak ARA, lompatan juga melanda saham KDTN sebanyak 28,57% menjadi Rp 147, BABY naik 23,38% menjadi Rp 496, MPXL menguat 22,86% menjadi Rp 256, PPRE naik 21,05% menjadi Rp 138, PURI naik 20,78% menjadi Rp 372, dan GPSO naik 20,71% menjadi Rp 845.

