NAB Reksa Dana September Turun, Berikut Daftar Top 10 MI Terbesar
JAKARTA, Investortrust.id – Total nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana sepanjang September 2023 turun menjadi Rp 509,73 triliun, dibandingkan Agustus 2023 sebanyak 516,68 triliun. Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan jumlah unit penyertaan reksa dana yang beredar.
Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan jumlah unit penyertaan industry reksa dana nasional dari 384,83 miliar unit pada Agustus 2023 menjadi 383,62 miliar unit hingga akhir September 2023.
Baca Juga
Bahana TCW Catat Kenaikan AUM 14%, Reksa Dana Indeks Makin Bersinar
Berdasarkan dat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksa dana pendapatan tetap masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sebanyak 30,15%, disusul reksa dana terporteksi sebanyak 21,28%, dan ketiga disumbangkan reksa dana saham mencapai 19,13%.
Sisanya berasal dari reksa dana ETD, reksa dana berbasiskan Sukuk, reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana indeks, dan reksa dana global.
Baca Juga
Laba Mitra Investindo (MITI) Melesat 325% hingga September, Berikut Rinciannya
Berdasarkan data OJK, NAB reksa dana tahun ini mencapai puncaknya pada Juli 2023 dengan nilai Rp 520,10 triliun. Usai bulan tersebut berangsur-angsur turun menjadi Rp 516,68 triliun pada Agustus dan terakhir mencapai Rp 509,73 triliun.
Sedangkan daftar manajer investasi (MI) terbesar dengan NAB terbanyak sepanjang September 2023 dicatatkan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia senilai Rp 45,82 triliun, disusul PT Bahana TCW Invesment Rp 45,53 triliun, dan PT Trimegaqh Asset Management Rp 32,41 triliun.
Daftar Top 10 MI Berdasarkan NAB Reksa Dana:

