IHSG Dibuka Lanjutkan Penguatan, Saham PART dan SOLA Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (5/7/2024), dibuka menguat dengan kenaikan 20 poin (0,28%) menjadi 7.240. Pergerakan indeks dalam rentang 7.220-7.256.
Penguatan indeks didukung kenaikan mayorita sektor saham, seperti sektor energi, sektor konsumer primer, sektor konsumer non primer, sektor keuangan, dan sektor teknologi.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Patok Target Ambisius 2028, Bagamana dengan Sahamnya?
Saham dengan penguatan paling pesat pagi ini dicatatkan saham pendatang baru PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) menguat 27% menjadi Rp 134, PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) menguat 20% menjadi Rp 64, dan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menguat 20% menjadi Rp 2.070.
Sebaliknya tiga saham dengan pelemahan di awal transaki ini, yaitu saham PT Tira Austenite Tbk (TIRA), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), dan PT Estee Gold Fleet Tbk (EURO).
Kemarin, indeks ditutup kembali rebound sebanyak 24,13 poin (0,34%%) menjadi 7.220,89. Pemodal asing juga kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham jumbo senilai Rp 784,05 miliar
Baca Juga
Lima saham dengan net buy terbesar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 997,95 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 88,97 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 22,10 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 19,53 miliar.
Kemarin, BBRI tercatat sebagai saham perbankan dengan penguatan paling pesat sejalan dengan aksi borong asing saham ini mencapai Rp 997,9 miliar. Aksi borong ini mematahkan net sell yang sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir.
Berdasarkan data BEI, saham BBRI ditutup melesat Rp 190 (4,13%) menjadi Rp 4.790. Bahkan, BBRI tercatat sebagai saham dengan penguatan tertinggi di antara saham-saham sektor perbankan dan saham-saham yang masuk dalam daftar top 10 market cap di bursa.
