IHSG Lanjutkan Penguatan, Saham Emiten Grup Lippo Ini kembali Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/10/2024), dibuka menguat sebanyak 16 poin (0,21%) menjadi 7.751. Bahkan, indeks sempat mencapai level 7.790.
Penguatan indeks didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer primer, sektor property, sektor teknologi, sektor transportasi, dan sektor keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor Kesehatan, infrastruktur, dan industry.
Baca Juga
Dana Kelolaan Reksa Dana Stagnan 5 Tahun Terakhir, Asosiasi MI Ungkap Penyebabnya
Saat indeks lanjutkan penguatan, tiga saham ini torehkan lompatan harga saham emiten grup Lippo, PT Multipolar Technoly Tbk (MLPT) naik 19,83% menjadi Rp 13.900, PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) melesat 17,96% menjadi Rp 197, dan PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 17,61% menjadi Rp 414.
Sebaliknya pelemahan melanda beberapa saham berikut, saham PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA), dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 86,1 poin (1,13%) menjadi 7.735,04. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,22 triliun di seluruh pasar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 344,70 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 323,95 miliar, dan PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS) Rp 222,73 miliar.
Baca Juga
Target Harga Tercapai, Sinarmas Sekuritas kembali Revisi Naik Target Saham BBTN
Kenaikan indeks kemarin ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,74%, sektor energi 1,31%, sektor keuangan 1,12%, sektor teknologi 0,99%, sektor property 0,82%, dan sektor industry 0,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Enam saham menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) 34,68% menjadi Rp 167, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) menguat 33,78% menjadi Rp 99, dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menguat 34,81% menjadi Rp 182.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) sebanyak 24,82% menjadi Rp 353 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 19,85% menjadi Rp 11.625.

