Matrik Operasional Tumbuh Baik, Prospek dan Target Saham Siloam (SILO) Dipertahankan Tinggi
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) menguat secara mengesankan pada perdagangan intraday sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/6/2024).
Berdasarkan data BEI, saham SILO menguat Rp 140 (5,79%) menjadi Rp 2.560 hingga pukul 11.40 WIB. Saham perusahaan yang dikendalikan grup Lippo ini bergerak dalam rentang Rp 2.420-2.600.
Lalu, bagaimana sesungguhnya outlook saham emiten rumah sakit ini? BRI Danareksa Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi beli saham SILO dengan target harga Rp 2.900. Dengan demikian, masih terbuka potensi cuan saham emiten ini.
Baca Juga
RUPS Siloam (SILO) Putuskan Bagi Dividen Rp 260 Miliar dan Angkat Rosan Roeslani Sebagai Preskom
“Siloam menunjukkan pertumbuhan kuat matrik operasional hingga kini, sehingga saham ini layak dipertahankan beli dengan target harga Rp 2.900,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Ismail Fakhri Suweleh dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas meyakini trafik pasien yang berobat ke rumah sakit Siloam akan tersu bertumbuh merefleksikan upaya manajemen untuk memprioritaskan penanganan kasus-kasus pengobatan khusus dengan teknologi tinggi.
Estimasi Kinerja Keuangan SILO
Tren berlanjutnya pertumbuhan juga didukung mulai pulihnya jumlah trafik pasien usai idul fitri dan berlanjutnya pertumbuhan pendapatan segmen rawat jalan.
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas memangkas turun target laba bersih SILO akibat adanya one off expensed yang dikeluarkan selama kuartal I-2024. Namun secara laba inti diperkirakan tetap bertumbuh kuat tahun ini mencapai Rp 1,72 triliun atau lebih tinggi dari target semula Rp 1,65 triliun.
Baca Juga
Lippo Karawaci (LPKR) Lepas Saham Siloam (SILO) Rp 3,85 Triliun
Terkait penjualan sebanyak 10,4% saham SILO kepada investor strategis, dia mengatakan, tidak berimbas terhadap perseroan. Sebab, Grup Lippo masih tetap menjadi pengendali utama dengan kepemilikan 58% saham.
“Kami meyakini bahwa pelepasan sebanyak 10% saham tidak berimbas terhadap operasional SILO. Aksi tersebut lebih berkaitan dengan rencana keuangan pemegang saham mayoritas perseroan,” tulisnya.
Grafik Saham SILO

