Target Harga Saham dan Laba Siloam (SILO) Direvisi Naik, Simak Fakta Berikut
JAKARTA, Investortrust.id – Tingginya realisasi pertumbuhan kinerja keuangan hingga September 2023 mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merevisi naik kinerja keuangan dan target saham PT Siloam Hospitals Tbk (SILO).
“Didukung pertumbuhan laba SILO yang solid hingga September 2023, kami melihat potensi peningkatan pendapatan dan margin keuntungan perseroan lebih kuat pada kuartal terakhir. Hal ini didukung inisiatif intensitas dan efisiensi. Hal ini mendorong kami untuk merevisi naik target kinerja perseroan tahun ini,” ujar analis BRI Danareksa Sekuritas Ismail Fakhri Suweleh dalam riset yang diterbitkan, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga
Laba RS Siloam (SILO) Meroket 93,3% Jadi Rp 884 Miliar di Kuartal III-2023
BRI Danareksa Sekurtias merevisi naik target laba bersih tahun ini dari semula Rp 982 miliar menjadi Rp 1,19 triliun. Begitu juga dengan target pendapatan direvisi naik dari awalnya Rp 10,93 triliun menjadi Rp 11,38 triliun.
BRI Danareksa Skeuritas juga merevisi naik target pertumbuhan volume pasien tahun ini dari semula 14,1% menjadi 20,2%. Sedangkan perkiraan BRO direvisi naik dari 62% menjadi 65%.
Revisi naik target kinerja keuangan tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target harga saham SILO dari Rp 2.200 menjadi Rp 2.900 dengan rekomendasi saham dipertahankan beli.
Baca Juga
Emiten Perhotelan (EAST) Bagikan Dividen Interim, Cek Tanggal Pentingnya
Siloam mencetak lonjakan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 96,75% dari Rp 449,21 miliar menjadi Rp 883,83 miliar hingga kuartal III-2023.
Pertumbuhan pesat tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan dari Rp 6,93 triliun menjadi Rp 8,24 triliun sampai September 2023. Perseroan juga berhasil mengerek naik margin EBITDA dan laba bersih hingga kuartal III-2023 masing-masing menjadi 30,6% dan 13,9%.
Baca Juga
Mesin Pertumbuhan Baru Pendorong Performa Siloam (SILO)
Manajemen Siloam (SILO) dalam keterangan resmi, Jumat (27/10/2023), menyebutkan pertumbuhan yang kuat ini didukung atas peningkatan volume rawat inap dan rawat jalan. Pertumbuhan juga didukung mulai membuahkan hasil program digital yang telah digarap sejak tahun 2018.
Hingga kuartal III-2023, Siloam mencatatkan peningkatan jumlah rawat inap sebanyak 29,1% menjadi 223.191 pasien, hari rawat inap meningkat 18,6% menjadi 696.966 hari, dan rawat jalan bertumbuh 27,9% menjadi 2,88 juta kunjungan.
Estimasi Kinerja Keuangan Siloam (SILO)

