Sekuritas Ini Sebut 4 Faktor Penopang Prospek Saham Siloam (SILO)
JAKARTA, Investortrust.id – PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) satu dari beberapa emiten rumah sakit dengan prospek saham yang masih menggiurkan. Hal ini didukung empat faktor penguat berikut.
Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan keempat faktor pendorong penopang penguatan saham SILO terdiri atas, pertama Siloam satu dari beberapa rumah sakit dengan dengan prospek pertumbuhan dan profitabilitas lebih pesat, seiring ratifiikasi omnibus law.
Baca Juga
Bidik Dana HMETD Rp 9,48 Triliun, PIK2 (PANI) Ungkap Nilai Akuisisi Masing-masing Perusahaan
“Kami meyakini bahwa regulasi Omnibus Law akan berimbas terhadap outlook pertumbuhan lebih baik dan dan tingkat profitablitas lebih tinggi. Peraturan tersebut memudahkan rumah sakit untuk mendapatkan dokter berlisensi, sehingga ekspansi rumah sakit ke kota tier 2 dan 3 bisa diperkuat,” tulis riset tersebut.
Faktor kedua, ungkap riset tersebut, Siloam memiliki bran kuat yang menjadikan rumah sakit ini sebagai pilihan utama bagi medical tourist yang mencari rumah sakit.
Faktor ketiga, riset ini menyebutkan, Siloam tengah memfokuskan strategi untuk mempertahankan pertumbuhan. Hal ini juga turut memperkuat potensi penguatan saham SILO ke depan.
Baca Juga
“Selain faktor tersebut, saham SILO terolong atraktif dengan diskon mencapai 60% terhadp saham di sektornya,” tulis riset tersebut.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SILO dengan target harga Rp 2.200. Target tersebut merefleksikan perkiraan EV/EBITDA tahun 2024 sekitar 9,5 kali. Kemarin, saham SILO ditutup di level Rp 1.925, sehingga terbuka potensi penguatan mencapai 14,28%.

