Saham BREN Kembali ARB, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap US$ 15 Miliar hingga Seret IHSG ke Bawah 7.000
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kembali terpuruk dengan penurunan harga hingga auto reject bawah (ARB) pada perdagangan intraday sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/5/2024).
Saham BREN anjlok Rp 900 (9,86%) menjadi Rp 8.225. Pelemahan hingga ARB tersebut merupakan hari ketiga sejak perdagangan saham ini dibuka kembali (unsuspend) dan dimasukkan dalam daftar pemantauan khusus full call auction.
Baca Juga
Saham BREN ARB Dua Hari, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap lebih dari US$ 10 Miliar
Koreksi hingga ARB dalam tiga hari transaksi menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) BREN terhempas dari posisi teratas menjadi peringkat ke dua. Kini, market cap BREN mencapai Rp 1.100 triliun di bawah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1.131 triliun.
Tak hanya itu, kekayaan Prajogo Pangestu kembali amblas senilai hampir US$ 5 miliar. Dengan demikian dalam tiga hari terakhir nilai kekayaan Prajogo telah menguap nyaris US$ 15 miliar. Posisinya pun terdepak dari peringkat terkaya urutan 22 di dunia menjadi 25 di dunia.
Baca Juga
Penurunan kekayaan Prajogo juga disumbangkan pelemahan saham emiten lain yang dikendalikannya, seperti saham CUAN, PTRO, BRPT, hingga TPIA.
Anjloknya saham BREN memicu indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI melemah 44,78 poin menjadi 6.988,30 atau berada di bawah level 7.000. Padahal. IHSG awal transaksi sempat dibuka rebound lebih dari 60 poin (0,85%) menjadi 7.102 hingga pukul 09.30 WIB.

