Tiga Sahamnya Anjlok, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap US$ 10,4 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Nilai kekayaan Prajogo Pangestu menguap lebih dari US$ 10,4 miliar sepanjang sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/1/2024). Kehilangan kekayaan jumbo tersebut dipicu atas koreksi dalam tiga saham miliknya.
Real time Forbes menyebutkan nilai kekayaan Prajogo Pangestu berkurang sebanyak US$ 10,4 miliar hingga siang ini. Penurunan tersebut menjadikan total kekayaannya turun menjadi US$ 43,1 miliar. Meski demikian, Prajogo Pangestu tetap menduduki peringkat pertama dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Berguguran, Analis Ini Ungkap Pemicunya
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) hingga auto reject bawah (ARB) Rp 1.055 (20%) menjadi Rp 4.220 dan saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) anjlok Rp 1.150 (17,04%) menjadi Rp 5.600, bahkan saham BREN sempat menyentuh level ARB.
Penurunan juga melanda saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebanyak Rp 175 (13,26%) menjadi Rp 1.145, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) merosot Rp 570 (10,75%) menjadi Rp 4.730.
Pelemahan dalam tersebut membuat kapitalisasi pasar (market cap) saham BREN turun menjadi Rp 749,20 triliun. Penurunan tersebut menjadikan posisi BREN melorot menjadi emiten dengan market cap terbesar ketiga di BEI.
Sedangkan market cap TPIA kembali turun menjadi Rp 365,07 triliun. Penurunan tersebut menjadikan posisi market cap perseroan disalip PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) bernilai Rp 391,29 triliun. Begitu juga dengan market cap BRPT terhempas menjadi Rp 107,34 triliun.
Baca Juga
Akibat Serangan Houthi, Lalu Lintas Laut Merah Turun 25% sepanjang Desember 2023
Data mengungkapkan bahwa Prajogo Pangestu bertindak sebagai pengendali dengan memegang sebanyak 66,73 miliar saham BRPT atau setara dengan 71,19% saham. Prajogo melalui BRPT juga bertindak sebagai pengendali BREN dengan kepemilikan 6,51 miliar saham BREN atau setara dengan 64,666%.
Prajogo Pangestu juga tercatat sebagai pengendali saham CUAN dengan kepemilikan 9,56 miliar saham atau 85,07%. Prajogo Pangestu juga pemegang langsung 7,78% saham TPIA dan dirinya melalui Barito Pacific (BRPT) menggenggam sebanyak 34,63% saham TPIA.

