Saham BREN dan TPIA Lagi-lagi Melorot, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap Segini
JAKARTA, investortrust.id – Nilai kekayaan Prajogo Pangestu kembali melorot mencapai US$ 5,5 miliar menjadi US$ 37,5 miliar sepanjang Jumat (12/1/2024). Hal ini dipicu berlanjutnya koreksi dua saham emiten miliknya.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) turun Rp 350 (6,93%) menjadi Rp 4.700. Saham BREN bergerak dalam rentang Rp 4.610-5.300.
Baca Juga
Penurunan besar juga melanda saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melorot Rp 150 (4,04%) menjadi Rp 3.560. Penurunan saham TPIA merupakan yang terbesar dari empat sahm milik Prajogo Pangestu awal tahun 2024.
Sedangkan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berhasil ditutup naik tipis Rp 5 (0,47%) menjadi Rp 1.065. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 1.045-1.090. Sedangkan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) masih disuspensi oleh bursa hingga kini.
Berdasarkan data real time Forbes, penurunan kekayaan Prajogo Pangestu tercatat sebagai yang paling dalam sepanjang hari ini dengan penurunan mencapai US$ 5,5 miliar. Hal ini menjadikan nilai kekayaannya berkurang menjadi US$ 37,5 miliar.
Baca Juga
Paparkan Kinerja 2023, Dwi Soetjipto: Investasi Hulu Migas Capai US$ 13,7 Miliar
Kekayaan Prajogo Pangestu sebelumnya sempat melesat hingga lebih dari US$ 51 miliar didukung lompatan harga saham miliknya, seperti BREN, TPIA, CUAN, dan BRPT. Bahkan, dirinya sempat menduduki peringkat 25 dalam daftar orang terkaya di dunia.
Meski kekayaannya menguap puluhan miliar dollar AS dalam beberapa pekan terakhir, Prajogo Pangestu masih tercatat sebagai orang terkaya kedua di Indonesia setelah keluarga Hartono dengan nilai kekayaan lebih dari US$ 51,7 miliar.

