Jelang Listing BREN, Saham BRPT, TPIA, dan CUAN Milik Prajogo Pangestu Ini Melorot Sepekan
JAKARTA, Investortrust.id – Menjelang pencatatan perdana saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), sejumlah saham emiten Prajogo Pangestu ini berguguran sepanjang pekan ini. Penurunan harganya berkisar 3-12%.
Penurunan terdalam melanda saham PT Barito pacific Tbk (BRPT) dari level Rp 1.485 menjadi 1.300 atau kapitalisasi pasar Rp 121,87 triliun. Saham ini turun ke level Rp 12,45%. Padahal, saham BRPT sempat masuk dalam jajaran emiten elit setelah kapitalisasi pasarnya melesat hingga masuk top 10 di BEI pekan lalu.
Baca Juga
Begitu juga dengan saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melemah dari level Rp 2.620 menjadi Rp 2.530 atau kapitalisasi pasar Rp 218,87 triliun. Artinyan telah terjadi penurunan sebanyak 3,43%. Penurunan saham TPIA tercatat yang paling rendah.
Sedangkan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melorot dari level Rp 3.020 menjadi Rp 2.860 atau terjadi koreksi sebanyak 5,29% sepanjang pekan ini. Saat ini, kapitalisasi pasar CUAN menjadi Rp 32,14 triliun.
Baca Juga
Begini Hitungan Valuasi Saham Barito Renewables (BREN) Milik Prajogo Pangestu
Meski melorot pekan ini, ketiga saham emiten milik Prajogo Pangestu ini masih meraup cuan melimpah sepanjang September 2023.
Di antaranya, saham BRPT melesat dari Rp 1.070 menjadi Rp 1.300. Begitu juga dengan TPIA melesat dari Rp 2.180 menjadi Rp 2.530. Adapun, saham CUAN melonjak dari elvel Rp 2.270 menjadi Rp 2.860.
Terkait IPO saham BREN disebut telah melaksanakan tahapan penawaran awal (bookbuilding) pada 18-25 September 2023 dengan harga penawaran dalam rentang Rp 670-780 per saham.
Baca Juga
Penguatan Berlanjut, Dua Emiten Prajogo Pangestu Ini Masuk Jajaran Top 10 Market Cap di BEI
Berdasarkan prospektus awal, Barito Renewables (BREN) menargetkan pernyataan efektif pada 27 September. Kemudian masa penawaran umum rencananya pada 2-4 Oktober dan pencatatan saham di BEI pada 6 Oktober.

