Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, BRPT, MBMA, ADMR, MDKA, dan AKRA
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan berpotensi melemah, dengan indeks bergerak di range 7.100-7.238. Pada perdagangan hari ini, Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Barito Pacific (BRPT), Merdeka Battery Materials (MBMA), Adaro Minerals Indonesia (ADMR), Merdeka Copper Gold (MDKA), dan AKR Corporindo (AKRA).
“IHSG pada perdagangan Rabu, 29 Mei 2024, melemah 1,56% ke level 7.140. Penguatan ini sejalan dengan aksi jual di bursa saham global, seiring ketidakpastian pemangkasan suku bunga The Fed,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Kamis (30/5/2024).
Baca Juga
Investor asing mencatatkan net sell jumbo kemarin, mencapai Rp 1,66 triliun, dengan fokus penjualan terkonsentrasi pada sektor perbankan. Adapun 5 saham yang paling banyak dijual yaitu BBRI, BBCA, BMRI, BBNI, dan ASII.
Secara sektoral, infrastruktur memimpin pelemahan sebesar 2,28%. Hal ini disebabkan BREN yang memiliki bobot terbesar dalam sektor infrastruktur melemah 10%, setelah penguatan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir hingga 2 hari suspensi perdagangan oleh BEI.
Baca Juga
Investor Pertimbangkan Prospek Ekonomi, Yield Obligasi AS Terus Bergerak Naik
Sebaliknya, sektor yang masih mencatatkan penguatan adalah sektor transportasi dan energi. Masing-masing menguat 0,63% dan 0,45%.
Bursa Global Kompak Melemah
Head of Research Mega Capital Sekuritas ini juga membeberkan sentimen dari bursa utama dunia. Bursa global kemarin waktu setempat kembali dilanda sentimen negatif, khawatir atas kebijakan higher for longer suku bunga tinggi yang diterapkan oleh Bank Sentral AS (The Fed). Saat ini, pelaku pasar global melihat kemungkinan dimulainya pemangkasan suku bunga acuan Amerika Serikat terjadi di bulan Desember 2024, melambat dari sebelumnya Juni dan September.
"Sedangkan di Asia, IMF (International Monetary Fund) merevisi naik target pertumbuhan ekonomi Tiongkok untuk tahun 2024, dari level 4,6% ke level 5%. Ini dengan mempertimbangkan pertumbuhan PDB (produk domestik bruto kuarta I-2024 lebih baik dari perkiraan, serta stimulus kebijakan pemerintah Tiongkok dalam beberapa waktu terakhir," ujarnya.
Sentimen positif itu berhasil membuat indeks Shanghai menguat tipis 0,05%, di tengah bursa saham global yang melemah. Hari ini, pelaku pasar akan mencermati berbagai data ekonomi Eropa menjelang rapat European Central Bank (ECB) pekan depan, klaim pengangguran mingguan AS, dan komentar dari para pejabat The Fed.
(Disclaimer on)

