Simak Rekomendasi Saham Hari Ini MDKA, ADMR, MBMA, BRPT, dan AKRA
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan berpotensi melemah, dengan indeks bergerak di range 7.219-7.266. Pada perdagangan hari ini, Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham pertambangan dan terkait layak dicermati investor, seiring rebound harga komoditas. Saham pilihan itu adalah Merdeka Copper Gold (MDKA), Adaro Minerals Indonesia (ADMR), Merdeka Battery Materials (MBMA), Barito Pacific (BRPT), dan AKR Corporindo (AKRA).
“IHSG pada perdagangan Selasa, 28 Mei 2024, menguat 1,08% ke level 7.253. Penguatan ini berbalik arah dari pelemahan di hari sebelumnya, bahkan penguatan terbesar di antara indeks saham ASEAN lainnya,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga
Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 per Gram, Simak Rincian Berikut
Penguatan IHSG ditopang oleh sektor bahan baku, energi, dan infrastruktur, dengan penguatan masing-masing 3,64%, 1,67%, dan 1,38%. Penguatan ini disebabkan oleh rebound komoditas nikel, kertas, batu bara, dan gas alam.
Selain itu, sektor teknologi juga kembali melanjutkan penguatan dari hari sebelumnya, meski mulai terbatas penguatannya. “Kami melihat di hari ini sektor teknologi berpotensi koreksi setelah 2 hari menguat,” ucap Head of Research Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya ini
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury AS 10-tahun Melonjak di Atas 4,5% Jelang Rilis Inflasi
Di sisi lain, meski terjadi penguatan indeks harga saham kemarin, investor asing kembali melakukan net sell sebesar 583 miliar. Lima saham yang paling banyak dijual yaitu BBRI, BBCA, ASII, BMRI, dan AMMN.
Sentimen Global
Sementara itu, mayoritas bursa saham global terkonsolidasi, menyusul komentar Bank Sentral Amerika Serikat yang kembali hawkish. Gubernur The Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa inflasi di bulan April memang lebih baik daripada 3 bulan pertama di 2024, namun masih belum sesuai target Bank Sentral AS, sehingga kenaikan suku bunga mungkin saja dilakukan jika ada data yang mengejutkan.
Selain itu, rilis data indeks keyakinan konsumen AS periode Mei 2024 naik di atas perkiraan dan data harga rumah di kota-kota utama naik lebih tinggi dari perkiraan ke level tertinggi baru. Hal ini direspons negatif oleh pelaku pasar, di mana ekspektasi pemangkasan suku bunga kembali turun.
"Meski demikian, indeks teknologi Nasdaq kembali menyentuh rekor di 18.860, ditopang oleh kenaikan saham Nvidia setelah melaporkan rilis kinerja yang tumbuh di atas perkiraan pasar. Selain itu, kabar bahwa perusahaan startup Elon Musk (xAI) akan menggunakan unit grafik proses H100 milik Nvidia," paparnya.
Hal ini turut menjadi sentimen positif bagi perusahaan pengembang kecerdasan buatan lainnya, sehingga menopang penguatan indeks Nasdaq kemarin waktu AS.

