Cek Rekomendasi Saham Hari Ini BRPT, MBMA, WIIM, dan AKRA
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,09% ke 7.201 kemarin. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Barito Pacific (BRPT), Merdeka Battery Materials (MBMA), Wismilak Inti Makmur (WIIM), dan AKR Corporindo (AKRA).
“IHSG terkoreksi kemarin dan disertai munculnya volume penjualan. Selama belum mampu menembus 7.271 sebagai resistance-nya, maka saat ini posisi IHSG diperkirakan berada di awal wave c dari wave (ii) sehingga pergerakannya masih rawan melanjutkan koreksi ke rentang 6.925-7.021. Diperkirakan, koreksi terdekat IHSG akan menguji 7.131-7.173,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Jumat (02/02/2024).
Baca Juga
Harga Minyak Anjlok Lebih dari 2%, Pasar Pantau Perkembangan Timur Tengah
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 7.092, kemudian 7.045. Sedangkan resistance berada di 7.271, kemudian 7.323.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
BRPT - Spec Buy
Harga saham BRPT terkoreksi 0,47% ke Rp 1.055 kemarin disertai dengan munculnya volume penjualan, pergerakan BRPT pun masih tertahan oleh moving average 20 hari (MA20). Selama masih mampu berada di atas Rp 1.000 sebagai stop loss-nya, maka posisi BRPT saat ini berada di awal wave [iii] dari wave C, sehingga BRPT berpeluang berbalik menguat.
Spec buy: Rp 1.015-1.050
Target price: Rp 1.145, Rp 1.235
Stop loss: di bawah Rp 1.000.
Baca Juga
Ayam Goreng Nelongso (BAIK) Patok Harga Atas IPO Rp 278 per Saham
MBMA - Buy on Weakness
Harga saham MBMA menguat 3,79% ke Rp 685 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 640 sebagai stop loss-nya, maka posisi MBMA diperkirakan sedang berada di awal wave 3 dari wave (C), sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan.
Buy on weakness: Rp 650-680
Target price: Rp 730, Rp 790
Stop loss: di bawah Rp 640.
WIIM - Spec Buy
Harga saham WIIM terkoreksi 1,73% ke Rp 1.700 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama WIIM masih mampu berada di atas Rp 1.590 sebagai stop loss-nya, maka posisi WIIM saat ini sedang berada di awal wave A dari wave (B), sehingga WIIM berpeluang berbalik menguat.
Spec buy: Rp 1.635-1.700
Target price: Rp 1.920, Rp 2.120
Stop loss: di bawah Rp 1.590.
AKRA - Sell on Strength
Harga saham AKRA terkoreksi 0,62% ke Rp 1.610 disertai dengan munculnya volume pembelian, dan koreksinya pun tertahan oleh MA20. Saat ini, posisi AKRA diperkirakan berada di awal wave 1 dari wave (C) sehingga AKRA masih rawan terkoreksi. Diperkirakan, area koreksi AKRA akan menguji level Rp 1.475-1.525.
Sell on strength: Rp 1.625-1.650.
(Disclaimer on)

