Lima Saham Emiten Prajogo Pangestu Terbang, Bahkan BREN dan TPIA Cetak ATH
JAKARTA, investortrust.id – Lima saham emiten yang dikendalikan Prajago Pangestu berhasil cetak lompatan harga pesat sepanjang perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/4/2024).
Bahkan, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) kembali torehkan level penutupan harga tertinggi baru atau auto reject atas (ARA). Lompatan tesebut berimbas terhadap lompatan kapitalisasi pasar (market cap) kedua perusahaan ini.
Baca Juga
Emiten Prajogo Pangestu BREN Kembali Geser BBCA di Pucuk Market Cap Terbesar
Berdasarkan data BEI, saham BREN berhasil ditutup melesat Rp 400 (4,64%) ke level penutupan tertinggi baru Rp 9.025. Lompatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) BREN melesat menjadi Rp 1.207,41 triliun atau mendekati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 1.208,09 triliun.
Sedangkan saham TPIA menguat Rp 175 (2,39%) ke level penutupan ATH terbaru Rp 7.500. Penguatan tersebut menjadikan market cap TPIA melesat menjadi Rp 648,83 triliun atau berada di peringkat empat sebagai emiten dengan kapitalisasi terbesar di BEI dan mendekati market cap PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 685,29 triliun.
Pergerakan Harga Saham Emiten Prajogo Ytd
Selain kedua saham tersebut, saham emiten Prajogo lainnya PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ikut melesat Rp 80 (9,14%) menjadi Rp 955 pada penutupan perdagangan hari ini. Begitu juga dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melambung Rp 775 (12,16%) menjadi Rp 7.150.
Penguatan selanjutnya dicatatkan saham PT Petrosea Tbk (PTRO), yaitu emiten yang baru bergabung dengan grup Barito atau perusahaan Prajogo Pangestu, berhasil torehkan lompatan harga Rp 425 (8,06%) menjadi Rp 5.700.
Baca Juga
Kuasai Aset Nyaris Seribu Triliun, Kenapa Saham Barito Pacific (BRPT) masih Melempem?
Sedangkan berdasarkan data dari lima saham emtien grup Prajogo Pangestu, penguatan harga tertinggi dicatatkan saham TPIA sepanjang year to date (ytd) mencapai 28,21% dan disusul saham BREN sebanyak 19,14%.
Sebaliknya tiga saham lainnya yang dikendalikan Prajogo justru masih mencatatkan penurunan sepanjang ytd, yaitu saham CUAN masih anjlok 40,91%, saham BRPT masih turun 29,52%, dan saham PTRO masih turun 1,72%.

