Saham-saham Emiten Prajogo Pangestu Kembali Terhempas, Bahkan Market Cap BREN Melorot
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten Prajogo Pangestu kembali terhempas pada perdagangan awal di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/1/2024). Penurunan tersebut memicu indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik merah.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) anjlok sebanyak Rp 325 (6,16%) menjadi Rp 4.950, saham PT Barito Renwable Energy Tbk (BREN) anjlok Rp 400 (5,93%) menjadi Rp 6.350, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) anjlok Rp 55 (4,17%) menjadi Rp 1.265.
Baca Juga
Penurunan juga melanda saham PT Petrosea Tbk (PTRO) mencapai Rp 340 (6,42%) menjadi Rp 4.970. Sebagaimana diketahi PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) berniat mengakuisisi sebanyak 32% saham PTRO. Adapun, saham CUAN masih disuspensi oleh otoritas bursa.
Penurunan dalam saham-saham emiten Prajogo Pangestu tersebut membicu penurunan dalam kapitalisasi sahamnya. Bahkan, kapitalisasi (market cap) saham BREN turun menjadi Rp 846,19 triliun. Penurunan tersebut menjadikan posisi BREN melorot menjadi emiten dengan market cap terbesar ketiga di BEI.
Baca Juga
Sedangkan market cap TPIA kembali turun menjadi Rp 421,30 triliun. Begitu juga dengan market cap BRPT terhempas menjadi Rp 118.12 triliun. Sedangkan market cap CUAN mencapai Rp 150,91 triliun.
Sedangkan IHSG BEI berbalik turun menjadi 10 poin (0,13%) menjadi 7.272 hingga pukul 09.24 WIB. Indeks awalnya bergerak menguat di awal transaksi.

