Masih Ada Cadangan 3.000 Ha Lahan, PIK2 (PANI) Mau Rights Issue Lagi?
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Tbk (PANI) atau PIK2 tidak menutupkan kemungkinan untuk kembali menerbitkan saham baru (rights issue) untuk mengkonsolidasikan sisa cadangan lahan (land bank) di kawasan PIK2.
Manajemen PIK dalam Mandiri Investment Foru 2024 yang digelar di Jakarta pekan ini menyebutkan bahwa dari 6.000 hektare lahan di kawasan PIK2, masih tercatat 3.000 hektare lahan yang belum dikonsolidasikan ke PANI.
“Tidak menutup kemungkinan untuk melakukan rights issue kembali untuk mengkonsolidasikan lahan tambahan. Meski demikian, perseroan menilai bahwa belum ada kebutuhan mendesan untuk menambah cadangan lahan baru dalam waktu dekat, karena perseroan baru saja mendapatkan suntikan lahan baru 1.600 hektare,” tulis laporan Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, pekan ini.
Baca Juga
Laba Melesat Nyaris 100% di 2023, PIK2 (PANI) Ungkap Hal Berikut
Berdasarkan data, perusahaan besutan grup Sedayu dan Salim ini telah dua kali menggelar rights issue saham dengan raihan dana senilai Rp 17 triliun. Right issue tersebut digelar tahun 2022 dengan perolehan dana Rp 6,56 triliun dan tahun 2023 dengan raiahan dana Rp 10,49 triliun.
Pada rights issue pertama dengan raihan dana Rp 6,56 triliun. Dana terebut digunakan untuk mengakuisisi 51% saham PT Bangun Kosamsi Sukses. Kemudian, BKS menggunakan dana tersebut untuk mengakuisisi 51% saham Mega Andalan Sukses dan Cahaya Gemilang Indah Cemerlang.
Sedangkan rights issue kedua yang digelar akhir tahun 2023 berhasil raup dana Rp 10,48 triliun. Dana tersebut digunakan untuk mengakuisisi 7 perusahaan real estate dengan cadangan lahan jumbo. Rights issue kedua ini pacu cadangan lahan (land bank) bertambah menjadi 1.600 hektare.
Selain cadangan lahan, laporan Mandiri Sekuritas menyebutkan, PANI telah meluncurkan 12 proyek baru berskala besar sejak akhir 2023. Setiap proyek menawarkan hunian 200 sampai 2.500 unit. Peluncuran tersebut untuk menarik lebih banyak konsumen.
Baca Juga
Marketing Sales Rp 2,4 Triliun, PIK2 (PANI) Sukses Lampaui Target
Tak hanya itu, Mandiri Sekuritas menyebutkan, PANI berupaya memperkuat lokasi wisata di PIK2 untuk meningkatkan profil pengembangan proyek properti perseroan. Perseroan berencana membangun dua hotel di kawasan tersebut dan membangun pusat konvensi. Pengembangan tersebut memanfaatkan wilayah perseroan yang berdekatan dengan bandara.
Tahun lalu, PIK2 (PANI) berhasil mencetak lonjakan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk nyaris 100% menjadi Rp 270,03 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 138,19 miliar.
Dirut PANI Sugianto Kusuma dalam penjelasan resminya menyebutkan, lonjakan laba tersebut didukung perubahan usaha perseroan dari segmen cold storage dan processed food menjadi perusahaan properti dan real estat.
Baca Juga
Rights Issue Tuntas, Kendali Aguan-Salim di PIK2 (PANI) Bertambah Jadi 89,2%
Lompatan laba tersebut sejalan dengan kenaikan signifikan pendapatan PANI tahun 2024 mencapai 274% menjadi Rp 2,1 triliun, dibandingkan realisasi tahun 2022 senilai Rp 578 miliar. Rumah tapak masih menjadi penopang utama usaha dengan kontribusi Rp 1,4 triliun.
Sisanya disumbangkan penjualan kavling komersial sebesar Rp 566 miliar dan penjualan ruko/rukan sebesar Rp 105 miliar. Hal ini menjadikan laba perseroan melesat 96,76% menjadi Rp 273 miliar pada 2023.
“Sebagai pengembang yang sudah berpengalaman lebih dari 50 tahun, PANI akan memegang komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan dan menjalankan strategi usaha yang telah dirancang sedemikian rupa untuk sampai ke tujuan jangka menengah dan jangka panjang, paling tidak 5 tahun dari sekarang,” terangnya.

