Saham PIK2 (PANI) Cenderung Turun Jelang Rights Issue Rp 9,48 Triliun, Ada Apa?
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 mendadak melemah dalam beberapa hari terakhir, menjelang pelaksanaan penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan target dana Rp 9,48 triliun.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/10/2023), saham PANI terkoreksi Rp 450 (9,68%) menjadi Rp 4.200. Saham PANI telah mencatatkan penurunan dalam beberapa hari terakhir setelah mencapai level penutupan tertinggi Rp 5.075 pada 3 Oktober 2023.
Baca Juga
Sebelumnya, PIK2 telah menggelontorkan dana senilai Rp 158,45 miliar untuk mengakuisisi dua perusahaan affiliasi. Dana tersebut untuk mengakuisisi tanah milik PT Karya Indah Raya (KIR) dan PT Wahana Utama Karya (WUK) melalui anak usahanya PT Panorama Eka Tunggal (PET). Transaksi affiliasi tersebut telah digelar pada 27 September 2023.
PET berniat membeli sebanyak lima bidang tanah dari KIR dan empat bidang tanah dari WUK. Total luas keseluruhan Sembilan bidang tanah tersebut mencapai 63.382 meter persegi dengan nilai mencapai Rp 158,45 miliar.
Baca Juga
Pembelian kesembilan bidang tanah tersebut diharapkan dapat menambah dan memperluas skala proyek perseroan, mengingat letaknya tak jauh dari lokasi proyek perseroan sat ini.
Selain itu, PIK2 tengah memproses penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan target dana Rp 9,48 triliun. Dana tersebut rencanaya digunakan untuk mengakuisisi sebanyak tujuh perusahaan. Aksi tersebut juga sudah disetujui pemegang saham.

